Masih Diusut, Ini Dugaan Awal Sebab Kebakaran Pulau Rinca Habitat Komodo

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 05 Nov 2021 17:14 WIB
Para Jagawana (penjaga) komodo dan warga berupaya memadamkan api di Loh Serai Pulau Rinca, Selasa (2/11/2021) (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Para jagawana (penjaga) komodo dan warga berupaya memadamkan api di Loh Serai Pulau Rinca, Selasa (2/11/2021). (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Jakarta -

Pulau Rinca, yang masuk kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sempat terbakar. Dugaan awal, kebakaran dipicu kondisi cuaca.

"Sampai sekarang belum (selesai penyelidikan). Kita kemarin curiga ada gesekan karena angin kencang dan udara yang kering," kata Kepala BPBD NTT Ismail Surdi saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (5/11/2021).

Sempat beredar juga kabar di media sosial (medsos) bahwa penyebab kebakaran ialah sambaran petir. Ismail mengatakan belum ada laporan yang membenarkan dugaan tersebut.

Dia mendasarkan pada laporan dari Balai Taman Nasional Komodo (BTNK). BTNK menduga kebakaran tak terlepas dari faktor kondisi savana yang kering.

Tangkapan layar kondisi kebakaran di Pulau Rinca di akun sosial instagram @labuanbajo_info (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)Tangkapan layar kondisi kebakaran di Pulau Rinca di akun Instagram @labuanbajo_info (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)

"Yang banyak di sana kemarin itu, kondisi kering, dan angin yang memicu perluasan kebakaran. BTNK tidak menyebut itu (karena petir)," ucap dia.

Ismail mengatakan saat ini wilayah di Kabupaten Manggarai Barat belum memasuki musim hujan.

"Belum (musim hujan), kalau wilayah pantai, kalau hujan hanya gerimis," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Resor Gili Lawa, Rijal Mewar, dan tim telah memeriksa lokasi kejadian untuk memastikan tingkat keparahan kebakaran savana di Loh Serai. Tim menyatakan belum ada tanda kebakaran disebabkan ulah manusia.

"Tim mengatakan belum menemukan adanya tanda-tanda kebakaran yang disebabkan oleh manusia. Penyebab kemunculan api masih dalam penyelidikan, namun kuat dugaan disebabkan cuaca yang sangat kering dan panas. Area kebakaran meluas dengan kuatnya angin pada lembah tersebut," ujar dia.

Simak soal kebakaran dan proses pemadaman di Pulau Rinca di halaman berikutnya.