ADVERTISEMENT

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Diperingati 5 November, Ini Serba-serbinya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 19:13 WIB
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Diperingati 5 November, Ini Serba-serbinya
Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Diperingati 5 November, Ini Serba-serbinya / Foto: detikcom/dikhy sasra
Jakarta -

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional rutin diperingati setiap tahun pada tanggal 5 November. Tujuannya untuk memperingati hari lingkungan hidup serta meningkatkan kepedulian dan pelestarian terhadap flora dan fauna.

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional pertama kali digagas oleh Presiden ke-2 RI, Soeharto. Presiden Soeharto kala itu mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional.

Ingin tahu lebih banyak tentang Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional? Berikut serba-serbinya.

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional: Tingkatkan Rasa Cinta Flora-Fauna di Indonesia

Melansir dari situs DLH Kabupaten Bantul, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional diharapkan dapat menjadi dorongan untuk membangun kecintaan masyarakat pada flora dan fauna.

Ada jenis tumbuhan dan hewan yang dinyatakan sebagai puspa nasional dan satwa nasional. Berikut informasinya.

Tiga jenis tumbuhan:

  1. Melati (Jasminum Sambac) sebagai puspa bangsa.
  2. Anggrek (Palaenopsis Amabilis) sebagai puspa pesona.
  3. Padma Raksasa (Rafflesia Arnoldi) sebagai puspa langka.

Tiga jenis hewan:

  1. Komodo (Varanus Komodoensis) sebagai satwa nasional.
  2. Ikan Siluk Merah (Sclerophages Formosus) sebagai satwa pesona.
  3. Elang Jawa (Spizaetus Bartelsi) sebagai satwa langka.

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional: Kebebasan Bagi Hewan Trenggiling

Menuju Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, ada kabar baik bagi salah satu fauna di Indonesia. Dilansir dari situs KSDAE Kementerian LHK, pada 31 Oktober 2021 sekitar pukul 11.40 WIB, induk dan anak Trenggiling (Manis Javanica) menikmati kebebasan saat dilepas petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara di habitatnya, kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit.

Sebelumnya, kedua satwa liar tersebut diserahkan warga kepada lembaga konservasi binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Medan Zoo (Taman Margasatwa Medan) pada Sabtu, 30 Oktober 2021. Kemudian pihak pengelola Medan Zoo menginformasikannya ke Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Pada Minggu, 31 Oktober 2022, petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara menuju Medan Zoo untuk mengevakuasi trenggiling yang dimaksud. Serah terima pun dilakukan dan satwa tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan, dan Pengawetan Amenson Girsang. Tidak menunggu waktu lama, kedua trenggiling tersebut dibawa petugas ke TWA SSibolangit untuk dilepaskan.

Simak informasi berikutnya jelang Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Jual Satwa Dilindungi, Pemuda Semarang Dibekuk Polisi Cyber':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT