Usai Satire Walkot, Wawalkot Pangkalpinang Ungkap 3 Tahun Tak Diajak Kerja

Deni Wahyono - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 17:26 WIB
Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, Muhammad Sopian
Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pangkalpinang, Muhammad Sopian (Foto: Deni Wahyono/detikcom)
Pangkalpinang -

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung Muhammad Sopian sempat menuliskan satire diberhentikan oleh Wali Kota Pangkalpinang. Sopian mengaku juga sempat berencana mengundurkan diri karena putus asa.

"Iya sempat kepikiran mengundurkan diri, karena hampir putus asa," jelas Sopian saat ditemui di ruang dinasnya, Kamis (4/11/2021).

Namun, Sopian membatalkan niat itu mengingat janji politik kepada para pendukungnya, khususnya masyarakat Pangkalpinang yang memilihnya.

"Karena saya merasa dipilih oleh masyarakat, kalau saya mengundurkan diri, berarti saya mengkhianati kepercayaan masyarakat yang memilih saya. Jadi mengundurkan diri saya batalkan, saya akan berbuat sesuai dengan kemampuan saya," tegas Sopian.

Dia mengaku berniat mengundurkan diri setelah dirinya menerima aduan dari masyarakat dan tidak bisa berbuat banyak. Dia merasa tak banyak dilibatkan dalam kerja Pemkot Pangkalpinang.

"Kenapa saya hampir putus asa, ya karena saya tidak diberi peluang untuk masuk," ujarnya.

Meski tak diikutsertakan dalam kegiatan pembangunan Kota Pangkalpinang, Sopian tetap datang ke kantor selama tiga tahun ini meski tidak ada yang dikerjakannya.

Bandingkan 2 Periode Jadi Wawalkot

Sopian bukan kali ini menjadi Wawalkot Pangkalpinang. Ini merupakan periode kedua setelah mendampingi Muhammad Irwansyah pada periode tahun 2013-2018 lalu.

Menurutnya, kepemimpinan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil berbeda dengan saat Sopian mendampingi Muhammad Irwansyah di periode pertama. Sopian menyebut saat mendampingi Irwansyah sebagai Wawalkot, dirinya sering dilibatkan dalam proses pembangunan Kota Pangkalpinang.

"Perbedaannya jauh. Kalau yang kemarin, kita selalu berkoordinasi, selalu menyampaikan permasalahan-permasalahan yang harus kita benahi dan tidak ada tutup menutup diantara kita berdua. Jadi benar-benar terbuka," sebut Sopian.

Dengan adanya keterbukaan, lanjutnya, permasalahan yang ada atau ditemukan di lapangan sangat cepat untuk direspons. Beda halnya dengan saat ini.

"Jika ada permasalahan di lapangan, sangat cepat kita respons, sangat cepat kita atasi, tidak sampai berkembang ke luar. Beda dengan saat ini (Beda jauh)," tambahnya.

Satire ke Wawalkot

Sebelumnya, curhat Wawalkot Pangkalpinang, M Sopian di WA story viral di media sosial. Berikut isi status WhatsApp itu.

"Emang dakde agik ok Wakil Wali Kota Pangkalpinang ni (memang sudah tidak ada lagi ya Wakil Wali Kota Pangkalpinang ini), kapan Wali Kota memberhentikannya? Tolong Bu Sekda dan OPD/bagian yang terkait kalau memang sudah diberhentikan tolong sampaikan SK atau surat penghentiannya," tulis Sopian.

Usai viral, Sopian pun memberikan penjelasan terkait statusnya itu. Saat dikonfirmasi, Sopian membenarkan bahwa status yang viral dia yang buat.

"Benar, status itu pertama kali dibuat di grup pemerintahan Kota Pangkalpinang supaya mendapat tanggapan dari Sekretaris Daerah, OPD dan bagian lainnya yang terkait," jelas Sopian, Rabu (3/11).

Menurutnya, status itu dibuat bukan tanpa alasan. Dia menuturkan agar masyarakat yang mempertanyakan tidak pernah terlihat di setiap kegiatan Pemerintah Kota Pangkalpinang, padahal tepat 14 November mendatang tepat 3 tahun dirinya menjabat sebagai Wawalkot Pangkalpinang.

"Saya buat status biar masyarakat tahu atau minimal rekan-rekan yang punya kontak HP dengan saya. Kondisi saya kenapa tidak terlihat di lapangan," tegasnya.

Simak juga Video: 56 Warga Kena Razia Prokes di Babel, Langsung Dites Antigen

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)