Ratusan Warga Lereng Merapi Mulai Diungsikan

Ratusan Warga Lereng Merapi Mulai Diungsikan

- detikNews
Jumat, 21 Apr 2006 14:47 WIB
Magelang - Ratusan penduduk di Kecamatan Srumbung dan Dukun, Kabupaten Magelang mulai hari ini, Jumat (21/4/2006) diungsikan oleh Pemkab Magelang ke tempat yang lebih aman. Pengungsian dilakukan dengan alasan, tempat tinggal mereka paling rawan dan paling dekat dengan puncak Gunung Merapi.Mereka yang diungsikan antara lain warga Desa Sengi dan Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, dan Desa Kemiren, Kecamatan Srumbung.Namun saat petugas dari Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) meminta evakuasi, sejumlah warga menolak. Namun sebagian warga lain bersedia. Beberapa warga yang menolak mengungsi antara lain di Dusun Gemer, Ngargomulyo dan Dusun Kembang. Sedangkan dusun Karanganyar pada pukul 14.00 WIB bersedia diungsikan. Sedangkan Desa Sengi, pengungsian dilakukan sejak tadi pagi.Sementara itu pihak muspida saat ini masih melakukan negosiasi dengan beberapa warga dusun lain, yakni Dusun Cangkil dan Baturngisor di Dusun Cangkil, seorang jompo, ibu hamil dan anak-anak bersedia diungsikan. Laki-laki dewasa belum bersedia diungsikan belum bersiap karena belum ada jaminan keamanan harta benda mereka.Warga yang mengungsi sudah mengemasi harta benda termasuk pakaian dan akan diangkut menggunakan kendaran truk dan mobil bak terbuka menuju posko pengungsian di kantor Kecamatan Dukun, sekitar 6 km.Sementara di Dusun Kaliurang Lor, petugas mengalami hambatan karena laki-laki dewasa tidak bersedia mengungsi karena masih ada beberapa warga yang beraktivitas di penambangan pasir. Sedangkan sejumlah warga lainnya siap diungsikan di Posko I Kantor Kecamatan Srumbung, sekitar 6 km dari desa tersebut.Wakil Bupati Magelang Hartono mengatakan pihaknya meminta warga mengungsi dengan pertimbangan melakukan antisipasi lebih awal. Karena dusun-dusun tersebut merupakan dusun paling rawan. "Kita memang melakukan antisipasi lebih awal daripada menunggu. Prioritas kita adalah ibu-ibu atau orangtua yang jompo dan anak-anak. Meski memang ada orangtua yang tidak berusaha mengungsikan anaknya dengan alasan mereka masih sekolah," katanya. (jon/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads