Sampah Menumpuk di Bandung
Jumat, 21 Apr 2006 14:45 WIB
Bandung - Saat ini Kota Bandung dipenuhi sampah. Di setiap tempat pembuangan sementara, tampak ratusan kubik sampah menumpuk. Sampah tersebut sudah menimbulkan bau tak sedap. Ratusan kubik sampah ini terlihat menumpuk di beberapa tempat umum seperti pasar dan perumahan."Kita belum punya tempat TPA (tempat pembuangan akhir) lagi. Masa waktu tempat pembuangan sampah yang darurat sudah habis," ungkap Kepala Operasional PD Kebersihan Kota Bandung, Cece H Iskandar saat ditemui kantor Divre III Telkom, Jalan Supratman, Bandung, Jumat (21/4/2006). Hingga saat ini, menurut dia, Pemkot Bandung masih mencari tempat baru untuk pembuangan akhir sampah. Beberapa lokasi alternatif tempat pembuangan sampah akhir Kota Bandung ini diperkirakan di sekitar daerah Nagrek-Cicalengka. Ia mengaku proses sosialisasi dengan masyarakat sekitar masih berlangsung. Rencana tempat pembuangan akhir Kota Bandung di Nagrek-Cicalengka ini berluas ratusan hektar. Setelah TPA Leuwigajah ditutup, Pemot Kota Bandung membuang sampah ke TPA Pasir Impun dan TPA Jelekong. Namun kedua tempat pembuangan akhir tersebut bersifat terbatas dan hanya diperuntukan bagi keperluan darurat sampah saja hingga batas akhir 15 April lalu. Tiap harinya Kota Bandung menghasilkan sampah sebesar 7.500 meter kubik, dengan daya angkut oleh truk sebanyak 250 truk. Tiap satu truk, rata-rata hanya mampu mengangkut sampah sebanyak 10 meter kubik saja sekali jalan.
(asy/)










































