Ancam Gunakan Kekerasan, Korsel-Jepang Memanas

Ancam Gunakan Kekerasan, Korsel-Jepang Memanas

- detikNews
Jumat, 21 Apr 2006 14:17 WIB
Seoul - Hubungan antara Korea Selatan (Korsel) dan Jepang kian memanas. Korsel bahkan mengancam akan menggunakan kekerasan untuk mencegah kapal-kapal Jepang melakukan survei kelautan di wilayah perairan bersengketa.Ancaman itu dilontarkan Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Korsel Yu Myung-Hwan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/5/2006).Ditegaskan Yu, Korsel akan menghalang-halangi survei itu dengan segala cara. "Bahkan jika Republik Korea (Korsel) hancur berantakan, kami harus menghentikannya," seru Yukepada wartawan di Seoul seperti dikutip kantor berita Korsel, Yonhap."Kami akan menghentikannya, bahkan dengan mengerahkan kekuatan fisik," tandas petinggi negeri Ginseng itu. Yu dan rekan sejawatnya dari Jepang, Shotaro Yachi akan bertemu di Seoul untuk membahas cara meredakan ketegangan atas pulau sengketa, yang dikenal sebagai Dokdo di Korsel dan Takeshima di Jepang."Niat yang ingin dicapai Jepang adalah menjadikan Dokdo sebagai masalah sengketa wilayah internasional," ujar Yu mengenai rencana survei kelautan yang akan dilakukan Jepang di perairan sengketa itu.Pemerintah Korsel mengklaim Dokdo sebagai wilayahnya dan tidak terima jika pulau itu dan sekitarnya dijadikan sebagai wilayah sengketa. "Saat saya bertemu Mr. Yachi hari ini, saya akan tekankan soal itu padanya dan mengatakan padanya bahwa Jepang sebaiknya tidak menggunakan tipu muslihat," cetusnya.Menegangnya hubungan Korsel dan Jepang dipicu oleh pengumuman pemerintah Tokyo pada pekan lalu bahwa pihaknya akan melakukan survei kelautan dekat Dokdo. (ita/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads