Buruh Bakal Demo Serentak 10 November, Ini 4 Tuntutannya

ADVERTISEMENT

Buruh Bakal Demo Serentak 10 November, Ini 4 Tuntutannya

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 16:14 WIB
Sejumlah buruh melakukan aksi unjuk rasa di Patung Kuda, Monas, Jakarta, Senin (12/4/2021).  Puluhan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini menggelar aksi untuk menyampaikan tuntutan di patung kuda dan Mahkamah Konstitusi (MK).
Ilustrasi demo buruh (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan aksi demonstrasi secara serentak di 26 provinsi di Indonesia. Aksi akan digelar pada 10 November mendatang.

"KSPI akan kembali melakukan aksi besar besaran. Melakukan aksi pada 10 November serempak di 26 provinsi lebih dari 150 kabupaten/kota," kata Ketua KSPI Said Iqbal saat jumpa pers virtual, Rabu (3/11/2021).

Iqbal mengatakan aksi akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. Aksi akan terpusat di kantor gubernur hingga DPRD di sejumlah wilayah tersebut.

"Melibatkan 10 ribu buruh lebih dari seribu pabrik. Jam 10 sampai selesai akan melakukan aksi. Aksi akan dipusatkan di kantor gubernur, bupati, wali kota, dan DPRD di wilayah masing-masing," ujarnya

Iqbal mengatakan ada empat tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Mulai tuntutan kenaikan upah 2022 hingga pencabutan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja.

Berikut empat tuntutan KSPI:

1. Naikkan UMK dan UMP 2022 sebesar 7 sampai 10 persen.

2. Berlakukan upah minimum sektoral, yaitu UMSK 2021 dan UMSK 2022.

3. Batalkan atau cabut omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja yang sekarang dalam waktu satu atau dua minggu ke depan akan diputuskan uji formil di sidang MK. Cabut Undang-Undang Cipta Kerja, khususnya klaster ketenagakerjaan.

4. PKB atau perjanjian kerja bersama tanpa omnibus law

(dek/knv)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT