Korban Banjir dan Tanah Longsor Trenggalek Bertambah 4 Orang
Jumat, 21 Apr 2006 11:10 WIB
Trenggalek -
Korban banjir dan tanah lonsgor di Trenggalek terus bertambah. Jika sebelumnya 15 orang ditemukan tewas, hari ini Jumat (21/4/2006) tim SAR menemukan lagi 4 korban tewas.Keempat orang tersebut ditemukan di Dusun Sumurup dan Mbatok, Kecamatan Bendungan. Mereka tertimbun tanah longsor dari lereng bukit pinus. Di Kecamatan Bendungan ini merupakan wilayah yang paling parah dan terisolir karena jalan terputus. Pantauan detikcom di Kecamatan Bendungan, jalan menuju Dusun Srabah, lokasi desa terparah yang terkena longsoran, tertutup tanah, lumpur dan bebatuan. Jalan sepanjang 15 km ke dusun tersebut tidak bisa dilalui. Saat ini, aparat TNI/Polri dan masyarakat bahu-membahu mulai membersihkan jalan agar bisa dilalui.Warga dari lereng pegunungan ini terpaksa berjalan kaki belasan kilometer untuk mencari tempat yang aman. Beruntung di lereng perbukitan tersebut tidak banyak ditinggali warga, sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Tercatat dari Kecamatan Bendungan ini 19 orang tewas sejak banjir dan longsor Kamis (20/4/2006) dinihari.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































