Wakil DPD Minta Agama Jangan Dibawa-bawa dalam Kasus Papua
Jumat, 21 Apr 2006 11:05 WIB
Jakarta - Papua terus dirundung masalah. Gerakan separatis di provinsi itu ditengarai dilakukan sekelompok agama tertentu. Namun Wakil DPD RI Irman Gusman meminta agama dan institusinya jangan dibawa-bawa.Pernyataan Irman terkait kabar yang menyebutkan sekelompok gereja di Papua mendukung gerakan separatis di sana."Kita minta tudingan itu tidak diarahkan kepada institusi agamanya, harus dipisahkan antara oknum dan institusi agamanya," kata Irman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/4/2005).Sementara untuk mengantisipasi masih terjadinya eksodus warga Papua ke luar negeri, Irman berharap semua pihak melakukan pendekatan kepada masyarakat di sana."Ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi seluruh komponen seperti LSM, partai dan tokoh agama untuk menyelesaikan bersama," kata dia.Diakui Irman, tidak mudah menyelesaikan masalah eksodus itu. Karena ada banyak pintu keluar dari Papua. "Mungkin saja ada kesulitan untuk mencegah atau bahkan ada rekayasa dari kelompok tertentu," kata dia.Dia lalu menegaskan, sebetulnya masalah yang terjadi di Papua tidak bisa dilepaskan dari pendekatan pembangunan yang sentralistik di masa lalu. "Keadaan di sana tidak lepas dari konsep pembangunan lama yang terpusat," katanya.Meski begitu, Irman menyatakan optimismenya terhadap masa depan Papua. Pemerintah harus bisa memenuhi kesejahteraan di Papua. "Adanya otsus dan desentralisasi merupakan salah satu penyelesaiannya," kata dia.
(umi/)











































