Walkot Parepare Ingin Kota Kelahiran BJ Habibie Jadi Sumber Inspirasi

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 14:44 WIB
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, bersama BJ Habibie
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Wali Kota Parepare Taufan Pawe mengungkapkan keinginannya yang sejak lama untuk membangun kota kelahiran mendiang BJ Habibie sebagai sumber inspirasi. Untuk itu, ia berharap lembaga pendidikan terkhusus Institut Teknologi BJ Habibie (ITBH) dapat bekerja sama untuk membangun impian tersebut.

"Sejak 2014, saya ingin sekali Kota Parepare dibangun dengan menjadikan Bapak BJ Habibie sebagai sumber inspirasi, kita liat ikon-ikonnya mendunia. Kita betul-betul tertatih dan berjuang dengan komitmen yang kuat, pada akhirnya ITBH hadir di Parepare," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/11/2021).

Hal ini dikatakannya saat ramah tamah dengan Rektor Institut Teknologi BJ Habibie (ITBH) Anwar Sayuti di Kantornya dan jajaran Pemkot Parepare. Ansar diketahui merupakan Guru Besar di Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) yang baru-baru ini dilantik menjadi Rektor ITBH.

Lebih lanjut, Taufan berharap Institut Teknologi BJ Habibie (ITBH) tesebut dapat mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang bisa menjadi generasi penerus. Menurutnya, ini menjadi PR bersama untuk menciptakan lembaga pendidikan yang profesional.

"Dan saya ucapkan bismillah bisa bekerja secara maksimal untuk mengelola lembaga pendidikan tinggi negeri ini secara baik, secara profesional dan proporsional sesuai dengan kebutuhan tata kelola pendidikan tinggi dan pada akhirnya mendapatkan rasa atau kepercayaan dari masyarakat," terangnya.

Sementara itu, Rektor ITBH Ansar Suyuti mengaku telah memiliki rencana untuk segera membentuk team work dalam rangka pengembangan 3 program studi (prodi) yakni Ilmu Komputer atau Informatika, Sistem Informasi dan Matematika.

"Pertama tentu kita harus membentuk dulu teamwork-nya, setelah itu kita akan melihat lagi yang ada dulu 3 prodi yang sudah siap dan jalan, setelah itu kita akan membentuk puluhan prodi atau seperti yang lain ada sampai 100 prodi," jelasnya.

"Dan yang paling penting adakah rencana strategis (Renstra) PT yang harus dibentuk dengan cepat yang meliputi semua. Kita mau bawa ke mana PT ini untuk diperjuangkan untuk mendapatkan dana dan bersaing dengan PT yang sudah ada," jelasnya.

Lebih lanjut, Ansar juga berbicara terkait konsep dari ITBH kedepannya. "Kita coba terapkan pendidikan karakter pancasilais, memadukan antara agama dan persatuan Indonesia sehingga muncul teknokrat dari Parepare yang mendunia tapi berjiwa Indonesia," pungkasnya.

(akd/ega)