Polisi soal Tilang Uji Emisi Kendaraan 13 November: Opsi Terakhir

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 03 Nov 2021 11:45 WIB
Kendaraan operasional polisi diuji emisi
Ilustrasi kendaraan operasional polisi diuji emisi (Marteen Ronaldo/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta per 13 November 2021 akan memberlakukan sanksi tilang bagi kendaraan bermotor yang tidak lulus uji emisi. Polda Metro Jaya menyatakan sanksi tilang uji emisi adalah opsi terakhir.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan pihaknya tak akan serta-merta memberikan sanksi tilang bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Tahap awal, polisi akan melakukan sosialisasi dan teguran kepada pengendara yang kendaraannya tidak lulus uji emisi.

"Sebetulnya sanksi ini kan ada berbagai macam, ada tilang, ada teguran, dan teguran itu sanksi juga. Jadi, kalau kita lihat trennya, kita lebih akan terapkan teguran dulu sebelum terapkan teguran sanksi," kata Argo saat dihubungi, Rabu (3/11/2021).

Argo mengatakan pihaknya mendukung upaya Pemprov DKI terkait uji emisi ini. Namun, menurutnya, sosialisasi perlu lebih digalakkan lagi agar uji emisi kendaraan mencapai setidaknya 50 persen dari total jumlah kendaraan yang ada di DKI Jakarta.

"Sekarang kan kendaraan di Jakarta ada lebih dari 9 juta kendaraan bermotor kalau tidak salah. Nah, ini apakah Dishub sudah mengecek (uji emisi kendaraan), sudah ada berapa," katanya.

"Jadi jangan sampai nanti, dari 10 (kendaraan) yang diberhentikan, 9 belum ada kartu uji. Intinya penindakan tilang ini adalah kelanjutan dari tahap sosialisasi, tahap teguran, sampai tindakan tilang," tutur Argo.

Penindakan sanksi perihal kebijakan uji emisi ini diketahui mulai diterapkan pada Sabtu (13/11) bulan ini. Namun Argo memastikan penerapan tilang akan menjadi opsi paling akhir yang diambil petugas yang berjaga di lapangan.

"Tapi itu (tilang) the last option. Kami akan maksimalkan dulu teguran," tutur Argo.

Untuk diketahui, mulai bulan ini kendaraan yang belum ikut uji emisi dan belum lulus uji emisi akan ditilang. Tapi sanksi tilang baru diberlakukan mulai 13 November 2021. Uji emisi ini wajib bagi kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua.

Pengendara yang melanggar ketentuan uji emisi akan dikenai Pasal 285 dan Pasal 286 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Adapun besaran denda maksimal untuk sepeda motor yang tidak melakukan uji emisi sebesar Rp 250 ribu, sementara kendaraan roda empat terkena denda maksimal Rp 500 ribu.

Kewajiban uji emisi kendaraan diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor. Sasaran uji emisi gas buang kendaraan bermotor meliputi mobil penumpang perseorangan dan sepeda motor.

Mobil penumpang perseorangan dan sepeda motor yang jadi sasaran uji emisi adalah kendaraan yang batas usianya lebih dari tiga tahun. Kendaraan yang wajib uji emisi adalah kendaraan yang beroperasi di wilayah Jakarta.

Simak video 'Sanksi Uji Emisi Berlaku 13 November, Riza: Harus Dilakukan':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)