Hari Kartini, Momen Perbaikan Nasib Perempuan

Hari Kartini, Momen Perbaikan Nasib Perempuan

- detikNews
Jumat, 21 Apr 2006 10:04 WIB
Jakarta - Perempuan Indonesia di masa kini menyejajarkan diri dengan kaum laki-laki. Namun masih ada yang bergulat dengan diskriminasi. Hari Kartini harus dijadikan momen perbaikan nasib kaum perempuan."Setiap peringatan Hari Kartini harus menjadikan perempuan Indonesia lebih baik dan sejahtera," ujar Ketua Pengurus Pusat Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa saat dihubungi detikcom, Jumat (21/4/2006).Menurutnya Hari Kartini harus dijadikan satu kesatuan bersama simbol gerakan perempuan Indonesia yang lain seperti Cut Nyak Dien, dan Dewi Sartika. Peringatan Hari Kartini kali ini, menurutnya harus diorientasikan pada perbaikan kondisi kesehatan kaum perempuan Indonesia. "Di Indonesia, 373 bayi meninggal dari setiap 100 ribu kelahiran, ini mengkhawatirkan. Negara yang baru merdeka seperti Vietnam saja cuma 166 dari 100 ribu kelahiran," paparnya.Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan di era Gus Dur ini meminta pemerintah memberikan perhatian serius pada kondisi kesehatan perempuan di Indonesia. Pengalokasian anggaran yang memadai bagi pembangunan perempuan Indonesia, akan meningkatkan taraf hidup dan menjamin keberlangsungan nasib mereka. (fay/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads