Pengacau di Gedung Putih, Bush Minta Maaf
Jumat, 21 Apr 2006 08:51 WIB
Washington - Gedung Putih yang dikenal dengan pengamanannya yang super ketat ternyata bisa kecolongan juga. Seorang perempuan diizinkan masuk ke Gedung Putih bersama-sama wartawan lainnya. Namun kemudian wartawati itu berteriak-teriak merusak ketenangan Gedung Putih. Padahal saat itu Presiden AS George W Bush sedang menerima kedatangan Presiden Cina Hu Jintao. Wah!"Presiden Hu, hari-hari Anda tinggal sebentar lagi," seru perempuan yang ternyata pendukung gerakan spiritual Falun Gong yang dinyatakan terlarang di Cina."Presiden Bush, hentikan dia menyiksa Falun Gong!" teriak perempuan itu dengan berapi-api. Akibat perbuatan pengacau itu, Presiden Hu yang saat itu sedang berbicara langsung menghentikan ucapannya. Perempuan nekat itu langsung dikawal ke luar ruangan oleh seorang penjaga AS. Akibat insiden tak terduga ini, Presiden Bush meminta maaf kepada Presiden Hu. "Ini disayangkan dan saya menyesal ini terjadi," ujar Bush kepada tamunya itu, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (21/4/2006). Pejabat-pejabat AS kemudian mengidentifikasi pengacau tersebut sebagai Wang Wenyi (47), seorang reporter di The Epoch Times, media berbahasa Inggris yang sangat mendukung Falun Gong.Dinas Rahasia AS menuduh Wang melakukan kekacauan. Namun kantor Jaksa Agung AS tengah mempertimbangkan tuduhan "niat intimidasi atau gangguan terhadap pejabat asing." Demikian disampaikan juru bicara Dinas Rahasia AS Eric Zahren.Zahren menegaskan, pihaknya telah melakukan semua langkah pengamanan yang diperlukan. Perempuan pengacau itu telah melalui semua level keamanan yang seharusnya, termasuk pemeriksaan dengan metal detector. Dia diizinkan masuk ke Gedung Putih dengan menggunakan kartu pers sementara.
(ita/)











































