Hari Kartini Harus Jadi Momen Bersatunya Perempuan Indonesia
Jumat, 21 Apr 2006 08:50 WIB
Jakarta - Perjuangan emansipasi di Indonesia kembali direfleksikan dalam peringatan Hari Kartini pada tanggal 21 April. Sudah sampai mana perjuangan yang dirintis RA Kartini? Menurut Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning, Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April harus dijadikan momentum refleksi sejauh mana perjuangan Kartini sudah tercapai. Baginya, sampai saat ini baru sebagian kecil perjuangan Kartini dapat dirasakan. "Tujuan perjuangan kesetaraan yang dilakukan Kartini masih banyak yang belum tercapai. Karenanya, perempuan harus dapat menjadi kekuatan lebih besar lagi," kata Ribka saat dihubungi detikcom, Jumat (21/4/2006).Ribka meminta pemerintah memberikan peluang yang lebih besar pada para perempuan untuk berpartisipasi di segala bidang. Ini penting karena saat ini, mayoritas penduduk Indonesia adalah perempuan.Selain itu, pemerintah melalui Menneg Pemberdayaan Perempuan harus betul-betul memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan perempuan. Jika dua hal ini diabaikan, hal ini dapat menjadi bumerang bagi perkembangan Indonesia di masa mendatang."Perempuan itu kan tokoh dibalik layar. Tanpa perempuan tidak akan ada generasi bangsa yang berkualitas. Hari Kartini ini harus dijadikan momen memperbaiki nasib mereka," cetusnya.Menurut politisi PDIP ini, perempuan yang bersatu akan melahirkan kekuatan yang maha dahsyat. Selamat Hari Kartini!
(fay/)











































