Banjir Trenggalek, Tim SAR Siap Tembus Daerah Terisolir
Jumat, 21 Apr 2006 08:22 WIB
Trenggalek - Sebanyak 200 anggota Tim SAR gabungan siap mengevakuasi daerah terisolir akibat banjir bandang di Trenggalek. Delapan desa di Kecamatan Bendungan yang terisolir sejak Kamis 20 April kemarin, siap ditembus.Kecamatan Bendungan terletak 30 km sebelah utara dari pusat Kabupaten Trenggalek. Tim SAR akan memprioritaskan Desa Dompyong di kecamatan tersebut karena mengalami kondisi terparah. Jalan menuju desa tersebut sepanjang 15 km tertutup lumpur setinggi 30 cm. "Selain itu, jalan dipenuhi onggokan batu dan ada yang sebesar kerbau akibat longsoran Bukit Jaas," ujar petugas Satkorlak Tim SAR Yuwono, kepada detikcom, di Pendopo Pemkab Trenggalek, Jumat (21/4/2006).Sebanyak 200 anggota Tim SAR yang akan diterjunkan hari ini adalah gabungan dari Kabupaten Trenggalek, Tulung Agung, Malang, Pacitan, Madiun, dan Ponorogo. Selain itu diterjunkan pula 50 personil Polisi Air dan Udara, dan 119 personil TNI dari Yonif 511 Blitar.Hingga pukul 7.50 WIB, masih berlangsung apel siaga di halaman Pendopo Kabupaten. Rencananya, pukul 8.00 WIB Tim SAR gabungan akan bergerak menuju lokasi.Empat alat berat saat ini sudah berada di Kecamatan Bendungan, dua dari TNI dan sisanya dari Pemprov Jawa Timur. Dari pantauan detikcom, Tim SAR juga menyiapkan lebih dari 200 dus mie instan, lebih dari 50 dus air mineral, dan obat-obatan.Rencananya Sabtu 22 April besok, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, dan Menteri PU Djoko Kirmanto, akan meninjau lokasi bencana. Mereka dijadwalkan tiba pada siang hari.
(fay/)











































