Komisi II DPR RI Gelar Audiensi Timsel KPU-Bawaslu Bahas Tahapan Seleksi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 10:33 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR RI fraksi PKB, Luqman Hakim
Wakil Ketua Komisi II DPR RI fraksi PKB, Luqman Hakim (Dok. Pribadi)
Jakarta -

Komisi II DPR RI akan menggelar dengar pendapat atau audiensi dengan Tim Seleksi Anggota KPU-Bawaslu 2022-2027 hari ini. Komisi II akan mendengarkan pemaparan tahapan seleksi calon anggota KPU-Bawaslu.

"Beberapa waktu lalu (22 Oktober 2021), Tim Seleksi KPU-Bawaslu mengajukan permohonan audiensi kepada DPR untuk menyampaikan penjelasan mengenai tahapan dan jadwal seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu RI," kata Wakil Ketua Komisi II Luqman Hakim kepada wartawan, Senin (2/11/2021).

"Kemarin, rapat internal komisi II memutuskan akan menerima timsel KPU-Bawaslu RI hari ini di Ruang Papat Komisi II," imbuhnya.

Komisi II, kata Luqman, ingin proses seleksi calon Anggota KPU dan Bawaslu berjalan secara terbuka. Hal tersebut untuk mendapatkan anggota KPU dan Bawaslu yang mumpuni.

"Tentu Komisi II akan mendengarkan dengan cermat paparan yang nanti disampaikan timsel. Selebihnya, akan kita dorong kepada timsel agar seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan memberi ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik," ujar Luqman Hakim.

"Kita ingin timsel menghasilkan calon-calon anggota KPU dan Bawaslu RI yang kompeten, berintegritas dan profesional," imbuhnya.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam Mahfud Md) sebelumnya bertemu dengan tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu masa jabatan 2022-2027. Mahfud mengatakan agenda pemerintah Pemilu 2024 harus tetap digelar.

Pertemuan Mahfud dengan tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu di kantornya, yang disiarkan akun YouTube Kemenko Polhukam, Jumat (22/10). Seusai pertemuan, Mahfud mengatakan tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu independen.

"Ke sini tetap dalam kerangka independensi itu, justru karena ini independen datang ke sini. Kami akan lakukan profiling, kami akan ini, akan objektivitas, dan sebagainya sehingga kita nyatakan pemerintah kalau itu urusan pemilu sudah bertekad akan betul-betul netral, adil, dan tidak memihak," kata Mahfud.

Tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu terdiri atas 11 orang. Mahfud mengatakan tim seleksi anggota KPU dan Bawaslu sudah teruji dan kredibel.

"Oleh sebab itu, sejak pembentukan KPU-Bawaslu, serta panselnya, kita juga pilih orang-orang yang kredibilitasnya sudah diuji dan inilah sekarang orang-orangnya," ujarnya.

(rfs/aud)