Situasi di Intan Jaya Papua Kondusif, Bandara Sudah Beroperasi Normal

Wilpret Siagian - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 20:30 WIB
Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan (Saiman/detikcom)
Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan (Saiman/detikcom)
Jayapura -

Situasi keamanan di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Papua, berangsur aman dan kondusif setelah adanya gangguan keamanan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kini, aktivitas masyarakat sudah berlangsung normal.

"Aktivitas di Bandara Bilorai, Intan Jaya, saat ini sudah berfungsi dengan normal, pesawat sudah masuk," ujar Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan di Jayapura, Senin (1/11/2021).

Sandi menyebut personel, baik TNI maupun Polri, kini sudah menguasai semua lokasi yang diduga jadi pintu masuk KKB. Jadi, menurutnya, tidak ada lagi ruang KKB kembali masuk.

"Personel TNI dan Polri sudah menduduki semua lokasi-lokasi yang menjadi pintu masuk anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) sehingga tidak terdapat ruang bagi kelompok tersebut untuk masuk," tambahnya.

Sandi berharap masyarakat tidak terpengaruh ajakan KKB. Dia mengajak masyarakat harus bersatu dengan aparat keamanan untuk melawan KKB.

Sebelumnya, KKB kembali melakukan aksinya dengan membakar kantor Airnav di kawasan Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Pembakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIT.

"Memang benar ada laporan tentang aksi pembakaran yang dilakukan KKB di sekitar kawasan Bandara Sugapa, yakni pembakaran kantor Airnav," kata Komandan Kodim 1705/Nabire Letnan Kolonel Infantri Anjuanda Pardosi kepada Antara, yang dihubungi dari Jayapura, Papua, Jumat (29/10/2021) malam, seperti dilansir Antara.

Ia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Saat ini karyawan-karyawan instansi negara itu sudah mengungsi ke gereja.

Sebelum membakar, gerombolan bersenjata itu sempat terlibat kontak tembak dengan personel yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan dari Batalion Infantri 501/BY dan Satgas Belukar.

Karena terdesak, gerombolan bersenjata itu membakar kantor Airnav Bandara Sugapa. "Beberapa hari terakhir ini gangguan keamanan yang dilakukan KKB meningkat," kata dia.

(eva/eva)