Mau Jual Jarahan, Malah Tertangkap
Kamis, 20 Apr 2006 23:55 WIB
Jakarta - Sembilan orang copet yang biasa beraksi di Metromini diringkus Polda Metro Jaya. Mereka tertangkap di sebuah Warteg ketika hendak menjual hasil jarahannya. Apes..!Kesembilan orang ini adalah Juminton Manurung (36), Joshua Manik (31),Jack Situmorang (42), Suparman (45), Amma Yasin (43), Syarifudin Siagian (39),Zulkifli Matondang (38), Bonar Manulang (39), Bachtiar Tampubolon (54)."Dalam bulan Maret mereka telah melakukan 3 kali aksi di dalam bis kota," kata Kasat Jatanras AKBP Firli Bahuri di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (20/4/2006) .Bus yang menjadi sasaran kelompok ini adalah metromini No 47 jurusan Senen-Pondok Kopi, Metromini No 03 Senen- Rawamangun dan Kopaja No 20 Senen-Lebak Bulus.Sebelum beraksi komplotan ini mengintai korban mereka. Mereka akan memperhatikan orang yang mengunakan atau terlihat mempunyai hand phone (HP) dalam sakunya. Setelah target ditentukan mereka akan menguntitnya naik ke bus.Dalam bus komplotan ini mempunyai peran yang masing-masing. Juminton dan Joshua berpenan sebagai eksekutor. Sedangkan yang lain berperan sebagai pengalih perhatian.Cara pengalihan perhatian yang mereka lakukan adalah dengan berdiri di depan pintu dan menghalagi korban yang hendak turun sedangkan yang lain memepet korban dari belakang. Pada saat korban lengah, Juminton dan Joshua akan mengambil HP yang mereka incar."Agar tidak mencurigakan mereka juga tetap membayar ongkos seperti penumpang lainnya," kata Firli.Pengakapan kelompok ini berawal dari pengintaian anggota Satuan Jatanras Polda Metro Jaya di trayek-trayek bus yang sering dijadikan sasaran pencopetan. Lalu pada tanggal 17 April diperoleh informasi kelompok tersebut akan mengadakan pertemuan di Warteg di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat untuk menjual hasil curiannya.Kemudian polisi mengunggu kedatangan mereka, ketika kesembilan orang pencopet ini sudah terkumpul polisi langsung menangkap mereka. Namun pada saat hendak ditangkap, salah seorang dari mereka malah melawan petugas. Baru setelah petugas menunjukan pistol, ia langsung ciut dan mau ditangkap.
(fay/)











































