Harlah PMII ke 46 Meriah
Kamis, 20 Apr 2006 21:31 WIB
Jakarta - Peringatan hari lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke 46 berlangsung meriah. Sejumlah tokoh nasional, angkatan 66 dan ratusan kader PMII menghadiri acara ini.Harlah diadakan di Hotel Accacia, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2006). PMII mengangkat tema "Mengawal Republik dengan Islam Indonesia".Sejumlah tokoh nasional hadir seperti Abdurrahman Wahid, Solahudin Wahid, Jimly Asshidiqie, Akbar Tanjung, dan Slamet Effendy Yusuf. Alumni-alumni PMII yang kini berkiprah di DPR dalam berbagai partai politik juga tidak ketinggalan.Dalam kesempatan ini diluncurkan buku "M Zamroni: Tokoh Kunci Angkatan 66". Selain itu dilakukan pula pemotongan tumpeng yang diberikan pada sesepuh PMII, serta pemberian penghargaan kepada para pendiri PMII.Dalam orasi kebangsaannya Gus Dur menyerukan agar Islam di Indonesia tidak terlepas dari basis kulturalnya. Islam di Indonesia menurut Gus Dur tidak bisa di-Arabisasi."Islam di Indonesia harus menghargai kekayaan nilai budaya, karena penyebaran Islam tidak terlepas dari hal itu," ujar Gus Dur.Sementara Ketua Umum PB PMII Herry Haryanto Azumi dalam pidatonya meminta agar Islam di Indonesia menjadi avant garde dari perubahan. "Karenanya, Islam harus memberikan wajah damai sehingga dapat menjadi tempat bagi seluruh masyarakat Indonesia," jelas Herry.
(fay/)











































