Polres Jaktim Hapus Akun Raimas Backbone Usai Aipda Ambarita Dimutasi

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 16:53 WIB
Kapolres Jaktim Kombes Erwin Kurniawan menjelaskan soal mobil Fortuner berpelat dinas Polri 351-00
Kapolres Jaktim Kombes Erwin Kurniawan (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Akun YouTube Raimas Backbone Official, yang merupakan akun resmi Tim Raimas Backbone, 'menghilang' usai Aipda MP Ambarita dimutasi. Kapolres Metro Jaktim Kombes Erwin Kurniawan mengatakan akun Raimas Backbone dihapus untuk dievaluasi kembali.

"Untuk sementara kita mengevaluasi, kita menghentikan akun Raimas Backbone," kata Kombes Erwin kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Timur, Senin (1/11/2021).

Erwin mengatakan pihaknya akan mengevaluasi Tim Raimas Backbone agar sesuai dengan arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

"Untuk kita evaluasi, jangan sampai seperti arahan Pak Kapolda menjadi liar. Kemudian bisa sesuka hati sendiri tanpa ada kontrol dari Polres," imbuhnya.

Patroli Tetap Ada

Sementara itu, Erwin menjelaskan soal patroli polisi setelah Tim Raimas Backbone dievaluasi. Erwin menegaskan patroli polisi tetap dilaksanakan.

"Perlu dipahami, patroli selalu dilakukan. Di Polsek ada unit patroli, di Polres ada patroli kendaraan bermotor dan itu berjalan terus," imbuhnya.

"Jadi sebenarnya nama Raimas ini adalah bagian dari tugas dari Sabhara. Kegiatan, kalau ada pertanyaan apakah ini tetap dijalankan perlu diketahui bahwa setiap hari anggota tetap melakukan patroli sesuai tugasnya," tambahnya.

Erwin menjelaskan tugas pokok dan fungsi Tim Raimas Backbone adalah mencegah terjadinya kejahatan. Namun, ia menegaskan kembali, meski Aipda Ambarita ataupun Raimas Backbone sudah tidak ada, patroli jalan terus.

"Kemudian berkembang ada dari netizen kalau Raimas tidak ada maka tidak ada patroli, itu salah besar. Bahwa kita melakukan tugas rutin. Bedanya, yang satu menggunakan medsos sehingga menjadi hingar bingar, yang satu mungkin karena rutinitas ada tidak sempat terekspos sehingga masyarakat tidak mengetahui bahwa ada patroli," tuturnya.


Simak penjelasan Kapolda Metro Jaya di halaman selanjutnya