PDIP: Jangan Bawa Kontestasi Pilpres Terlalu Awal, Kasihan Pak Jokowi

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 14:11 WIB
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Istimewa).
Jakarta -

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya memilih berkonsentrasi bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususnya mendorong program perekonomian rakyat akibat dampak pandemi. PDIP tak rela Jokowi diseret-seret kontestasi pilpres yang dinilai terlalu dini.

"PDI Perjuangan mengapresiasi Presiden Jokowi yang langsung turun ke daerah-daerah. Karena itulah sinergi koneksitas dikedepankan. Seluruh tiga pilar partai wajib bergerak seirama dengan Pemerintah guna membantu rakyat", ujar Hasto dalam keterangannya seperti dilihat, Senin (1/11/2021).

Menjawab pertanyaan mengenai capres-cawapres PDIP, jelang Rakernas pada 1-3 Desember 2021 Hasto menegaskan bahwa tahapan pemilu belum ditetapkan. Hasto menegaskan soal capres dan cawapres ditetapkan oleh Ketum Megawati Soekarnoputri.

"Ibu Mega lah yang nanti memutuskan. Politik itu ada seni. Nanti ada momentumnya. Capres dan cawapres akan disampaikan pada momentum tepat. Apalagi dari survei, perhatian utama rakyat masih pada masalah perekonomian dan pandemi, bukan capres cawapres," kata Hasto

"Jadi jangan membawa kontestasi terlalu awal, kasihan Presiden Jokowi. Karena Pak Jokowi sekarang, saat pandemi berhasil dikendalikan, beliau bergerak cepat ke seluruh wilayah Indonesia. Inilah yang direspon PDI Perjuangan," tambah Hasto.

Ketika ditanya lebih jauh apakah di rakernas akan dibahas soal capres-cawapres, Hasto kembali menegaskan bahwa hal itu akan ditetapkan oleh Megawati pada waktunya. Hal itu sesuai dengan mandat kongres PDIP.

"Sehingga tanggung jawab partai kepada lebih dari 270 juta rakyat Indonesia dapat ditunaikan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Lanjut Hasto, Megawati justru memberi perhatian bagaimana seluruh jajaran PDIP bergerak cepat, memproses hal-hal yang strategis terkait dengan konsolidasi partai. Utamanya saat ini adalah bagaimana sinergitas-koneksitas seluruh jajaran partai untuk bergerak bersama pemerintah Jokowi dalam program recovery perekonomian rakyat.

"Khususnya setelah pandemi dan dalam menghadapi pandemi. Kemudian tentu kami juga mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk pemenangan pemilu legislatif dan pemilu presiden 2024," ujarnya.

Yang jelas, Hasto mengatakan bahwa KPU belum menetapkan jadwal pemilu yang definitif. Sehingga tak ada kepentingan bagi PDIP terburu-buru menetapkan capres-cawapres.