Jelang Muktamar PBR, ICW dan KPK Diminta Jadi Pemantau
Kamis, 20 Apr 2006 18:46 WIB
Jakarta - Isu money politic selalu mewarnai setiap kongres atau muktamar sebuah partai politik. Agar hal itu tidak terjadi, ICW dan KPK diminta untuk ikut Muktamar PBR sebagai peninjau."Supaya muktamar berlangsung jujur, adil dan transparan, saya berharap ada peninjau dari ICW dan KPK untuk menyaksikan langsung proses muktamar," usul Kandidat Ketua Umum PBR Zaenal Ma'arif di kediamannya, Komplek Pejabat Setneg, Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (20/4/2006).Menurutnya, kehadiran kedua lembaga ini sekaligus sebagai upaya untuk membuktikan tidak semua kongres atau muktamar sebuah partai politik diwarnai dengan politik uang. "Apa yang berjalan dapat dipantau dan evaluasi," tegas Zaenal.Menanggapi hasil telesurvei LSI yang mengunggulkan dirinya sebagai calon terkuat, dia mengaku percaya akan kredibilitas telesurvei tersebut. "Sebagai akademisi saya percaya itu akurat," ujarnya.Namun, Zaenal mengaku tidak akan cepat berpuas diri dengan hasil survei tersebut. Bersama tim suksesnya dia akan terus berusaha untuk mencapai hasil maksimal dalam muktamar nanti.Kepada semua pihak yang terlibat dalam muktamar nanti dia berpesan agar tidak gegabah dengan melakukan aksi-aksi yang akan menodai jalannya muktamar. "Hati-hati, jangan sampai muktamar ternoda akibat aksi-aksi yang tidak terpuji," tandasnya.
(fay/)











































