COP26 Adalah Pertemuan Perubahan Iklim, Apa Saja Hasil yang Diharapkan?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 11:07 WIB
WIRRAL, MERSEYSIDE - MAY 31: A giant sand artwork adorns New Brighton Beach to highlight global warming and the forthcoming Cop26 global climate conference on May 31, 2021 in Wirral, Merseyside. COP26, the United Nations 26th Climate Change Conference, will be held in early November of this year in Glasgow, under the UNFCCC presidency of the United Kingdom. The artwork was self funded by British artists Sand In Your Eye and asks world leaders to commit to net-zero carbon dioxide emissions by 2050. (Photo by Christopher Furlong/Getty Images)
COP26 Adalah Pertemuan Perubahan Iklim, Apa Saja Hasil yang Diharapkan? (Foto: Getty Images/Christopher Furlong)
Jakarta -

COP26 adalah singkatan dari Conference of the Parties ke-26 atau diartikan sebagai Pertemuan Para Pihak. Dalam forum tingkat tinggi tahunan ini, ada 197 negara yang terlibat pertemuan untuk membicarakan dan menanggulangi isu perubahan iklim global.

COP pertama diadakan Maret 1995 di Berlin, Jerman. Untuk tahun ini, COP26 digelar di Glasgow, Skoltlandia, Inggris Raya pada 1-12 November 2021.

Lalu apa itu COP26? apa saja hasil yang diharapkan dari pertemuan tersebut? detikcom menyajikan informasinya berikut ini.

Apa Itu COP?

Seperti dilansir dari BBC dan laman resmi United Nations Climate Change, COP26 adalah badan pembuat keputusan tertinggi dari United Nations Framework Convention on Climate Change, yang ditandatangani pada 1992. Namun COP baru berlangsung pertama kali pada tahun 1995.

Setiap negara yang masuk dalam COP melakukan peninjauan pelaksanaan konvensi dan instrumen hukum lainnya yang diadopsi COP serta mengambil keputusan yang diperlukan untuk mempromosikan pelaksanaan konvensi yang efektif, termasuk pengaturan kelembagaan dan administratif.

Tugas utama COP adalah melakukan peninjauan target-target setiap negara terkait emisi yang diajukan. Pelaksanaan COP akan digilir di antara lima wilayah PBB, yakni Afrika, Asia, Amerika Latin dan Karibia, Eropa Tengah dan Timur dan Eropa Barat dan Lainnya.

Pentingnya COP26 Bagi Isu Perubahan Iklim

COP26 adalah pertemuan pertama yang akan mengevaluasi hasil dari Paris Accord atau Persetujuan Iklim Paris pada 2015 lalu. Secara singkat, Perjanjian tersebut bertujuan untuk menghindari bencana akibat perubahan iklim global.

Dalam Paris Accord, disepakati jika pemanasan global naik hingga 1.,5 derajat celcius di atas suhu yang pernah dialami di era praindustri, maka akan terjadi banyak perubahan yang tak dapat dihindarkan. Dengan itulah, rencana yang dibuat harus dilaksanakan. Adapun target-target utama saat Paris Accord 2015 atau ketika COP21 yaitu setiap negara harus berjanji untuk:

  1. Melakukan pengurangan emisi gas rumah kaca
  2. Mendorong peningkatan produksi energi terbarukan
  3. Mempertahankan suhu global di bawah 2 derajat celcius, atau idealnya maksimal 1,5 derajat celcius
  4. Komitmen menyumbangkan miliaran dolar untuk dampak perubahan iklim yang dihadapi oleh negara-negara miskin

Setelah target tersebut disusun, evaluasi akan dilakukan setiap 5 tahun. Dengan kata lain, COP26 adalah pertemuan pertama untuk melakukan evaluasi Paris Accord, setelah pada 2020 ditunda karena pandemi COVID-19.

COP26 adalah pertemuan tingkat tinggi di Glasgow. Adapun hasil yang diharapkan dari pertemuan ini dapat dilihat di halaman selanjutnya.