Round-Up

Fakta Tentang Video Viral Jokowi Dapat Standing Ovation Meriah

Tim detikcom - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 06:46 WIB
Jakarta -

Video Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat standing ovation di forum internasional ramai diperbincangkan. Video itu ternyata direkam saat Jokowi menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen Australia.

Cuplikan video Jokowi mendapat sambutan meriah itu salah satunya diunggah oleh pengacara kondang Hotman Haris seperti dilihat Minggu (31/10/2021). Hotman Paris sendiri tidak membubuhkan caption atau keterangan apa pun di unggahannya.

Di video itu, Jokowi masuk ke sebuah ruangan. Setelah itu, hadirin forum berdiri dan memberikan tepuk tangan kepada Jokowi.

Jokowi tersenyum dan membalas hangat sambutan tersebut. Video itu juga diedit dan disertai tulisan 'sambutan seluruh pemimpin dunia' dan 'siapa yg tdk bangga punya bapak presiden Joko Widodo yg bgtu meriah disambut'.

Ditelusuri detikcom, video yang diunggah Hotman di Instagram itu merupakan video yang berasal dari video Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden. Video itu diedit seseorang dan cuplikannya diunggah di TikTok.

Video asli momen Presiden Jokowi di parlemen Australia diunggah di YouTube Sekretariat Presiden pada 11 Februari 2020 dengan tajuk 'Pidato Presiden RI di Hadapan Anggota Parlemen Australia, Canberra, 10 Februari 2020'. Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan mengenai hubungan erat Indonesia dan Australia.

"Australia selalu berada di samping Indonesia saat Indonesia terkena musibah. Rakyat Indonesia tidak akan pernah lupa, tidak akan pernah lupa. Saat kami tertimpa tsunami di tahun 2004 di Aceh dan Nias, 9 tentara Australia telah gugur membantu sahabatnya yang tengah berduka di Aceh dan Nias. Mereka adalah patriot. Mereka adalah sahabat Indonesia. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan," kata Jokowi.

"Indonesia dan Australia ditakdirkan sebagai tetangga dekat. Kita tidak bisa memilih tetangga, tidak bisa. Namun kita memilih untuk bersahabat. Australia adalah sahabat paling dekat Indonesia," sambung Jokowi.

Jokowi mengatakan persahabatan Indonesia-Australia sudah terjalin lama. Jokowi mengajak bersama-sama untuk mempersiapkan kemitraan Indonesia-Australia 100 tahun.

"Tahun 2050, satu abad umur kemitraan kita adalah momen krusial. Pada tahun 2050, Indonesia dan Australia akan bertransformasi menjadi pemain besar di kawasan dan dunia," ujar Jokowi.

Setelah Jokowi selesai menyampaikan pidato, para anggota parlemen Australia kembali berdiri dan memberikan tepuk tangan. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga sempat bersalaman dengan sejumlah tokoh parlemen.


Halaman selanjutnya tentang pidato lengkap Jokowi.