Gerindra Tanggapi Ganjarist: Prabowo Stabil di Survei, Selalu Jajaran Atas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Okt 2021 18:54 WIB
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan prosesi potong tumpeng dalam perayaan HUT ke-12 Gerindra. Prabowo memberikan potongan tumpeng kepada Anies-Sandi.
Foto: Prabowo Subianto (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Partai Gerindra mempertanyakan rujukan pernyataan relawan pendukung Ganjar Pranowo, Ganjarist, yang menyebut masyarakat jenuh jika Prabowo Subianto jadi capres lagi. Sebab, menurut Gerindra, Prabowo selalu berada di deretan atas dalam survei capres 15 tahun terakhir.

"Soal rakyat bosan ukurannya apa? Faktanya, Pak Prabowo adalah tokoh yang paling stabil rata-rata surveinya selama 15 tahun terakhir. Selalu di jajaran atas," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Minggu (31/10/2021).

Habiburokhman menilai saat ini ada hal yang lebih penting daripada perang urat syaraf atau psywar. Dia menyebut Gerindra tidak mau dicap tak empati dengan masyarakat karena lebih mengurusi urusan capres.

"Namun yang terpenting bagi kami saat ini adalah agar Pak Prabowo fokus bekerja sebagai Menhan. Itu yang sangat dibutuhkan rakyat saat ini daripada saling psywar capres 2024," terang Habiburokhman.

"2024 masih lama. Jangan sampai kita dibilang tidak empati dengan rakyat kalau terlalu sibuk bicara capres," imbuh anggota DPR RI itu.

Tapi, pada dasarnya Gerindra tidak mengambil pusing atas dukungan Ganjarist kepada Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024.

"Deklarasi dukung Ganjar ya hak mereka dan kami nggak ambil pusing," ucap Habiburokhman.

Diberitakan sebelumnya, Ganjarist membandingkan elektabilitas Ganjar dengan Prabowo berdasarkan survei Poltracking Indonesia. Berdasarkan survei Poltracking Indonesia, elektabilitas Ganjar lebih tinggi dari Prabowo.

Ganjarist melihat elektabilitas Prabowo dalam survei terus menurun. Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray menyebut masyarakat jenuh dengan Prabowo.

"Sementara kandidat lain jenuh, apalagi Prabowo. Masyarakat sudah jenuh, itu lagi itu lagi. Kalau nggak bisa menang 1, 2, 3 kali memang sudah ditakdirkan tidak menang. Anies pun demikian, sudah mulai turun. Lembaga survei itu acuan kami. Itulah kami optimis, karena tren kami naik," sebut Mazdjo, di Hotel Tunjungan, Surabaya, Minggu (31/10).

Lihat juga Video: Ganjar: Jateng Mulai Siaga Antisipasi La Nina

[Gambas:Video 20detik]




(zak/gbr)