Petinggi GAM Disambut Berlebihan

Gus Dur:

Petinggi GAM Disambut Berlebihan

- detikNews
Kamis, 20 Apr 2006 14:57 WIB
Jakarta - Gus Dur sewot. Penyambutan kedatangan para petinggi GAM dari Swedia dan Malaysia ke Aceh pada Rabu kemarin dinilainya sangat berlebihan."Ironis sekali bahwa orang-orang tidak punya paspor Indonesia, tapi orang luar negeri datang ke sini, tapi kita lebih-lebihkan penyambutannya seolah-olah dia itu pemimpin kita," cetus Gus Dur.Hal tersebut disampaikan mantan presiden bernama lengkap Abdurrahman Wahid ini usai Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup Walhi 2006, di Gedung YTKI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2006).Sayang, Gus Dur enggan menjawab ketika ditanya mengenai tujuan kedatangan para petinggi GAM tersebut. "Saya belum pelajari," sahutnya singkat.Rabu kemarin 9 petinggi GAM dari Swedia, antara lain Malik Mahmud, Zaini Abdullah, dan Bakhtiar Abdullah, serta 2 petinggi GAM dari Malaysia 'pulang kampung' ke Aceh.Mereka menguncapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia karena telah menjaga perdamaian di Tanah Rencong.Namun kedatangan mereka ke kampung halamannya itu banyak disambut positif dan negatif sejumlah kalangan di Indonesia. Ada yang meminta kedatangan mereka diwaspadai karena kemungkinan ada agenda lain.Tapi buru-buru Kepala BIN Syamsir Siregar menyatakan kedatangan mereka tidak akan menimbulkan instabilitas di Aceh. Bahkan, kedatangan mereka dianggap bisa menyelesaikan persoalan lebih baik. (zal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads