ADVERTISEMENT

Diperbincangkan di Twitter, Ini Sosok Faye Cucu Menko Luhut Binsar

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Okt 2021 13:52 WIB
Remaja Indonesia Faye Simanjuntak Melawan Prostitusi Anak Sejak Usia Belia
Faye Simanjuntak memakai baju hitam dan berkacamata (Australia Plus ABC)
Jakarta -

Nama cucu Menko Luhut Binsar Pandjaitan, Faye Simanjuntak, diperbincangkan di Twitter. Ada yang mengatakan dia bisa sukses karena ada Luhut di belakangnya. Benarkah demikian? Lalu seperti apa sosok Faye ini?

Faye Simanjuntak ramai dibicarakan karena prestasinya masuk ke jajaran Forbes '30 Under 30' pada Februari 2020, saat usianya 18 tahun. Dia juga merupakan Co-Founder Rumah Faye, dia mendirikan 'Rumah Faye' saat usianya 11 tahun bersama sang ibu, Uli Pandjaitan.

Saat ini dia berusia 19 tahun dan sedang melanjutkan studi di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat.

Rumah Faye, organisasi yang didirikan Faye, adalah organisasi tentang perlindungan anak. Slogan 'Rumah Faye' adalah 'Melawan perdagangan, kekerasan, dan eksploitasi terhadap anak'.

"Saya Faye Simanjuntak. Moto hidup saya adalah 'Melayani Tuhan dengan menghargai dan menolong sesama'. Saat ini saya dan Ibu saya membangun sebuah rumah yang bernama Rumah Faye. Di 'rumah ini', kami menampung anak-anak yang menjadi korban perdagangan, diculik dan diperjualbelikan," tulis Faye seperti dilihat di laman 'Rumah Faye'.

Rumah Faye memiliki visi akan adanya dunia di mana setiap anak memiliki hak untuk hidup, mendapatkan perlindungan, bertumbuh kembang, dan berpartisipasi. Demi terwujudnya visi tersebut. Misinya memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang anak yang diperdagangkan dan juga menyediakan tempat bagi anak-anak ini. Dalam Rumah Faye kami melakukan 3 hal, pencegahan, pembebasan, dan pemulihan.

Masuk Jajaran Forbes 30 Under 30

Dilihat dalam akun Instagram Forbes Indonesia, wajah Faye Simanjuntak terpampang di cover majalah Forbes Indonesia di edisi Februari 2020. Faye bersama sejumlah anak muda lain masuk ke dalam jajaran Forbes 30 Under 30.

"Pada tahun 2013 di usia 11 tahun (Faye Simanjuntak) dan ibunya Uli Pandjaitan meluncurkan @rumahfaye, sebuah organisasi yang memerangi pelecehan dan perdagangan seksual anak. Ketika dia baru berusia sembilan tahun, dia pertama kali mengetahui tentang masalah ini dan berapa banyak anak seusianya yang menjadi korban," tulis Instagram Forbes Indonesia seperti dilihat, Sabtu (30/10/2021).

Dalam salah satu wawancara di YouTube channel Raymond Chin, Faye mengaku sempat terpikir untuk menolak penghargaan Forbes. Sebab, dia merasa tidak pantas menerima penghargaan di atas penderitaan orang lain yang dia bantu.

"Tadinya gue sebenarnya mau nolak sampai gue hapus emailnya, gue pikir itu salah kirim, gue pikir spam, ternyata bener, long story. Tadinya gue nggak enakan aja, gue banyak diskusi dan keluarga juga karena gue rasa, gue agak ngerasa gue dapat penghargaan ini karena ada anak-anak yang menderita. Jadi ada anak-anak yang menderita gue bantu, terus gue dapat penghargaan, gue merasa itu nggak justified, gue nggak suka apalagi majalah ini cukup terkenal, long story, akhirnya gue berdiskusi dan belajar bahwa oke ini membantu rumah faye," ucap Faye dalam wawancara yang diunggah 10 Juni 2021 tersebut.

Cucu Luhut Binsar Pandjaitan

Dalam wawancara tersebut, Faye bersyukur bisa mengutarakan pendapat tentang isu-isu perempuan dan anak-anak walaupun dia cucu seorang pejabat negara. Dia mengaku diberi kebebasan oleh Luhut.

"Gue rasa pressure-nya lebih... karena gini, kalau bahas Pak Luhut itu kan ada dua sisi, dia sebagai menteri dan dia sebagai opung gue, emang itu satu orang tapi realitanya mungkin ada perspektif beda, kalau dari menteri, Pak luhut, nggak ada sih," kata Faye menjawab pernyataan host tentang pressure Faye menjadi cucu seorang Luhut.

Luhut, di mata Faye, sosok yang baik. Luhut juga memberikan kepercayaan tinggi ke Faye.

"Jadi kalau (ditanya) pressure, ya biasa namanya kakek pasti ada, gitu kan, kaya gue mau bikin kakek gue bangga, tapi kalau sebagai 'saya menteri apa, kamu mesti apa', nggak pernah. Karena dia (Luhut) percaya perjalanan gue ya perjalanan gue, dia mau banget fasilitasi gue," ucap Faye.

Menurutnya, Luhut juga salah satu sosok pendukungnya ketika dia mau mendirikan 'Rumah Faye' bersama ibunya. Selama ini, kata Faye, dia diberi kebebasan berpendapat oleh Luhut asalkan pendapatnya itu dia bisa pertanggungjawabkan.

"Gue nggak tahu kok bisa gue mulutnya boleh sampai nggak tahu diri banget, ke mana-mana ngomong apa ngomong apa, gue nggak pernah dimarahin, yang penting gue bisa berbasis fakta, gue bisa bilang oh gue percaya ini karena ini ini, gue nggak pernah dimarahin," kata Faye.

Simak juga 'Luhut Minta Seluruh Pihak Dengarkan Wake Up Call Ancaman La Nina':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/hri)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT