Muralis Bakal Lukis Mural Kritik di Depan Kapolri Besok

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 19:06 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Foto: Adhyasta Dirgantara/detikcom

Diketahui, sempat ramai penindakan terhadap gambar mural berisi kritik terhadap pemerintah, salah satunya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kabareskrim Komjen Agus mengungkapkan Presiden Jokowi tidak berkenan bila polisi responsif menindak kritik yang dilayangkan melalui kesenian seperti mural.

Hal itu, kata Agus, juga sudah diwanti-wanti oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk berhati-hati dalam menggunakan UU ITE.

"Bapak Presiden tidak berkenan bila kita responsif terhadap hal-hal seperti itu. Demikian juga Bapak Kapolri selalu mengingatkan kita dan jajaran, terutama dalam penerapan UU ITE," ujar Agus kepada wartawan, Kamis (19/8).

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sigit mengeluarkan arahan kepada jajarannya terkait penyampaian aspirasi oleh masyarakat ketika Presiden Jokowi melakukan kunjungan. Sigit memerintahkan jajarannya untuk menyikapi penyampaian aspirasi secara humanis.

Arahan tersebut disampaikan Jenderal Sigit lewat surat telegram Kapolri dengan nomor: STR/862/IX/PAM.3./2021 tertanggal 15 September 2021. Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Asops Irjen Sugianto atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Arahan Kapolri ini menyusul adanya sejumlah kejadian penyampaian aspirasi saat kunjungan Presiden di beberapa daerah. Kejadian tersebut ialah ketika simpatisan mantan ormas FPI atau alumni 212 mencoba memasang poster di Waduk Pringsewu pada 2 September lalu.

Kemudian pada saat kunjungan Jokowi ke Blitar tertanggal 7 September. Satu lagi saat kunjungan Jokowi ke Solo pada 13 September.


(drg/maa)