Sindiran Pimpinan Vs Eks Pegawai KPK Gegara Raker di Hotel Bintang 5

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 06:54 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dan Nurul Ghufron di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Kamis (28/10/2021).
Foto: Para pimpinan KPK menghadiri raker di Yogyakarta (Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Jakarta -

Kegiatan rapat kerja KPK yang juga diikuti oleh para pimpinan serta pejabat struktural di Yogyakarta menuai kritikan. Namun, para pimpinan KPK justru balas menyindir.

Rapat ini bertujuan menguatkan kinerja kelembagaan antar-unit kerja di KPK. Rapat ini merupakan rapat intensif.

"Rapat intensif yang digelar di Yogyakarta ini telah diagendakan jauh-jauh hari baik dari aspek perencanaan anggaran maupun rancangan pelaksanaannya, namun harus tertunda karena kondisi pandemi dan baru bisa dilaksanakan saat ini," kata Sekjen KPK Cahya H Harefa kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

"Pelibatan pimpinan dan para pejabat struktural ini juga penting untuk menyelaraskan seluruh program kerja KPK, membangun kerja sama antar-tim dan unit kerja, yang pada akhirnya bisa menguatkan kinerja kelembagaan," tambahnya.

Cahya mengatakan rapat intensif ini juga ditujukan untuk menyempurnakan struktur organisasi usai peralihan status para pegawai menjadi ASN melalui tes wawasan kebangsaan (TWK). Hal ini juga dimaksud sebagai harmonisasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPK.

"Pasca-pelantikan peralihan status pegawai KPK menjadi ASN tersebut, kami kemudian perlu melakukan harmonisasi regulasi dan penyempurnaan struktur organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPK sesuai UU tersebut," katanya.

Rapat tersebut digelar selama 3 hari sejak hari ini. Pada rapat ini juga akan dilakukan finalisasi perumusan struktur organisasi KPK yang baru.

"Untuk itu, sejak hari ini hingga 2 hari ke depan, KPK mengadakan rapat intensif yang melibatkan pimpinan dan jajaran pejabat struktural guna finalisasi rumusan penyesuaian aturan dan struktur organisasi KPK sesuai kedudukan barunya," ujarnya.

Simak juga 'Firli ke Pegawai: Jadi ASN Jangan Sampai Hambat Tugas Pokok KPK':

[Gambas:Video 20detik]