Polantas Tertabrak Truk di Tol Cikampek Tewas dengan Luka di Kepala

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 21:49 WIB
Ilustrasi Mayat Kecelakaan di Jalan
Foto hanya ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang anggota Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya, Iptu Dwi Setiawan, meninggal dunia setelah diserempet truk di Tol Jakarta-Cikampek siang tadi. Korban tewas dengan luka parah di kepala.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, setelah diserempet truk, korban sempat terjatuh dan menghantam pembatas jalan. Nahasnya, korban kemudian masuk ke kolong truk dan terlindas.

"Anggota terpepet di pembatas jalan di tengah. Saat terpepet, motor sempat naik ke truk itu terus jatuh dan masuk kolongnya. Korban alami luka di kepala," kata Argo saat dihubungi, Kamis (28/10/2021).

Argo mengatakan korban mengalami luka parah di kepala. Iptu Dwi pun dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

"Iya meninggal di tempat," terang Argo.

Korban Sedang Kawal Rombongan

Kecelakaan maut itu diketahui terjadi siang tadi sekitar 11.30 WIB. Korban tengah bertugas dalam pengawalan rombongan Polda Metro Jaya ke Bekasi.

Iptu Dwi itu diketahui anggota polantas Polda Metro Jaya. Dia bertugas di Satuan Patwal Ditlantas Polda Metro.

Hingga saat ini, proses penyelidikan terhadap sopir truk berinisial CS masih berlangsung. Argo mengatakan pelaku masih belum ditetapkan sebagai tersangka.

"Sopir masih dalam pemeriksaan," ujar Argo.

Sopir inisial CS ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Polisi belum menaikkan status sopir CS ke tingkat tersangka.

Namun, jika nantinya ditetapkan tersangka, ada jeratan pasal yang diduga dilanggar oleh sopir CS. Sopir itu bakal dijerat dengan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 310 ayat 4.

"Kalau memenuhi unsur cukup bukti dari hasil pemeriksaan saksi, CCTV maupun keterangan dari sopir sendiri, dapat dikenakan pasal 310 ayat 4 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ," ungkap Argo.

Hasil pemeriksaan, sopir tersebut diketahui sedang memainkan ponsel sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak korban.

(ygs/mea)