Sopir Metromini S64 Sudah Dipindah ke RS Polri
Kamis, 20 Apr 2006 10:31 WIB
Jakarta - Etrizal, sopir metromini S64 yang tabrakan dengan kereta api Ekspres Pakuan akhirnya dipindahkan ke RS Polri dari RSUD Budhi Asih. Etrizal dipindah pukul 14.00 WIB, Rabu 19 April kemarin.Selain Etrizal, korban lain yang dirawat di RSUD Budhi Asih, Farhan, juga dipindahkan ke RSCM pukul 16.00 WIB.Menurut Maryati dari bagian seksi perawatan RSUD Budhi Asih kepada detikcom, Kamis (20/4/2006), Farhan dipindah ke RSCM untuk konsultasi bagian matanya yang luka akibat kecelakaan pada Senin 17 April lalu.Saat ini Budhi Asih hanya merawat Dedy, penumpang metromini yang mengalami luka cukup serius. Meski kesadarannya masih baik, Dedy masih sering mengeluhkan sakit yang amat sangat di bagian dadanya."Dia mengalami sesak nafas, sampai sekarang masih pakai alat bantu pernafasan," kata Maryati. Dedy saat ini dirawat di bagian perawatan lantai 6 barat, kamar nomor 2.Dedy siang ini akan di bawah ke rumah sakit lain untuk menjalani pemeriksaan (scan) kepala. Pasalnya di RSUD Budhi Asih baru dilakukan rotgen. Scan kepala dilakukan untuk memastikan ada tidaknya gegar otak atau pendarahan.Kecelakaan dua alat transportasi umum ini terjadi di perlintasan kereta api Kalibata, Jakarta Selatan. Metromini yang menerobos palang itu sempat terseret sejauh 500 meter. Enam orang tewas dalam kejadian tersebut. Polisi menetapkan Etrizal sebagai tersangka dalam kasus itu.
(umi/)











































