Megawati Klaim Partai Lain Heran Instruksi DPP PDIP Jalan Tegak Lurus

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 17:13 WIB
Megawati Soekarno Putri
Megawati Soekarnoputri (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengklaim mendengar tanggapan partai lain perihal internal PDIP. Megawati mendengar partai lain heran instruksi DPP PDIP berjalan tegak lurus.

"Saya sangat mendengar dari beberapa orang, partai lain mengatakan bahwa 'kenapa kok PDIP bisa ya instruksi berjalan tegak lurus?'," kata Megawati, Kamis (28/10/2021).

Tanggapan partai lain itu disampaikan Megawati saat memberikan sambutan acara peresmian dan penandatanganan prasasti Taman UMKM Bung Karno, yang digelar secara virtual siang tadi. Megawati juga mengungkapkan jawaban kader-kader PDIP.

"Lalu saya mendengar dari beberapa, anak-anak mengatakan 'tentu saja, karena hari partai aja kita ada', yang itu pun terproses harus turun. Kalau DPP rapat, DPD harus rapat, kemudian DPC harus rapat kemudian," sebut Megawati.

Megawati mengingatkan bahwa kantor-kantor PDIP harus memiliki anggaran untuk operasional. Presiden ke-5 RI itu menegaskan kader PDIP harus berjuang untuk menjaga kantor partai.

"Kegiatan apa saja yang dapat dilakukan di kantor-kantor partai, yang pasti harus ada anggaran untuk operasional, untuk yang namanya menjaga rumah atau kantor partai. Itu harus dialokasikan oleh bendahara, tidak bisa, 'oh sudah, sudah bangun, sudah selesai', tidak begitu," ucap Megawati.

Diberitakan sebelumnya, Megawati menyampaikan kepada jajarannya harus taat terhadap aturan-aturan sesuai dengan AD/ART partai. Megawati menyebut kader yang tidak taat aturan dan tidak loyal bisa angkat kaki dari PDIP.

"Partai itu organisasi politik, kita yang masuk adalah menjadi anggota partai, yang harus, harus, harus, harusnya 3 kali, taat, kepada aturan partai yang mengikat, melalui apa? Anggaran dasar dan rumah tangga," tegas Megawati.

Megawati mengaku heran ketika ada kader ataupun petugas partai masih terus mempertanyakan aturan yang tercantum pada AD/ART partai. Dia menekankan kader hanya perlu membaca aturan dalam AD/ART tersebut.

(zak/tor)