Kapolres Jakbar Jawab Pendemo soal Penghadangan Menuju Monas

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 16:10 WIB
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo
Kapolres Jakbar Kombes Ady Wibowo (Karin/detikcom)
Jakarta -

Sebuah video memuat adanya mahasiswa di Jakarta Barat hendak berdemo dihadang oleh polisi. Mahasiswa itu disebut hendak berdemo menuju Istana Negara, Jakarta Pusat, hari ini.

Dalam video itu, terlihat sejumlah mahasiswa tengah bersiap demo. Salah satunya ada yang membawa bendera dengan tulisan 'BEM Esa Unggul'. Dalam video itu tampak pula aparat kepolisian berjaga di lokasi.

"Distrik Jakarta Barat sedang alot karena mendapat upaya penghadangan oleh aparat kepolisian," kata keterangan di video seperti dilihat, Kamis (28/10/2021).

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo angkat bicara perihal video viral tersebut. Dia memastikan pihaknya tidak menghadang mahasiswa yang akan menyampaikan aspirasi.

"Jadi nggak ada kita ngadang-ngadang. Kan beda antara pendemo dan perusuh. Kalau pendemo kan sesuai mekanisme kita akan lindungi sesuai dengan UU, tapi kan kalau perusuh beda. Nah ini kita tidak ada penghadangan apa-apa," kata Ady saat dihubungi.

Menurut Ady, anggotanya saat itu hanya memberikan edukasi kepada mahasiswa yang akan berangkat demo. Polisi pun membekali para mahasiswa itu dengan peralatan yang menunjang aturan protokol kesehatan.

"Kita edukasi, kita memberikan pemahaman agar mereka tidak terlibat hal-hal anarkis. Kita kasih masker dan kita juga kasih air mineral mereka untuk mereka gunakan pada saat kegiatan mereka," tutur Ady.

Ady mengaku anggotanya memang ditempatkan di sejumlah titik untuk berjaga dalam pengamanan demo hari ini. Namun, penjagaan itu untuk mencegah adanya kelompok anarko yang terindikasi melakukan aksi anarkis, bukan kepada mahasiswa.

"Memang kita melakukan penempatan personel di lokasi-lokasi tertentu menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kelompok-kelompok anarko dan sebagainya itu kan sebagai langkah antisipasi," tutur Ady.

"Tapi kita tidak ada penghadangan mahasiswa yang demo itu tidak ada. Tidak ada kita hadang apalagi pakai senjata," tambahnya.

Lebih lanjut Ady mengatakan perwakilan mahasiswa di Jakarta Barat hari ini pun telah ada yang berangkat ke Jakarta Pusat untuk menyampaikan aspirasinya.

"Intinya mereka mau berangkat kita tidak pulangkan. Mereka berangkat hanya beberapa saja. Tidak terlalu banyak supaya menjaga jarak," pungkas Ady.

Simak video 'Demo Aliansi Buruh-Mahasiswa di Patung Kuda DKI Usai, Massa Bubar Diri':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)