Panglima TNI-Kapolri Pimpin Wisuda Akademi TNI-Akpol Tahun Ajaran 2021

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 16:10 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mewisuda taruna/taruni Akademi TNI.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mewisuda taruna/taruni Akademi TNI (Dok. Puspen TNI)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian Tahun 2021. Hadi menyebut cikal bakal TNI-Polri adalah integrasi.

"Pendidikan integrasi merupakan cikal bakal dari soliditas TNI dan Polri, di samping kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Di tengah arus perubahan yang semakin cepat dan dinamis, soliditas TNI-Polri sebagai pilar persatuan dan kesatuan bangsa menjadi sangat penting," kata Hadi di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2021).

Hadi dan Sigit mewisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian yang berjumlah 982 prajurit taruna terdiri dari 449 taruna darat, 190 taruna laut (180 taruna dan 10 taruni), 140 taruna udara (130 taruna dan 10 taruni) dan 203 Bhayangkara Taruna (172 taruna dan 31 taruni).

Hadi menjelaskan, Pendidikan Dasar Integrasi bertujuan membentuk prajurit yang menjiwai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Sementara Bhayangkara Taruna Akademi Kepolisian, lanjut Hadi, menjiwai Tri Brata, dan Catur Prasetya.

"Secara bersama-sama kalian diharapkan mampu membangun semangat integrasi, memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan, serta kondisi jasmani yang samapta untuk dapat mengikuti pendidikan selanjutnya di Akademi TNI dan Akademi Kepolisian," ungkapnya.

Hadi lalu menerangkan, dunia maya telah menjadi mandala perang baru saat ini. Mandala perang baru yang dimaksud Hadi ialah perang informasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Di tengah penanganan pandemi COVID-19 yang belum berakhir, kita dihadapkan dengan beragam tantangan. Upaya penanganan pandemi terhambat karena berbagai penyebaran informasi hoaks," terang Hadi.

"Akibatnya, sebagian masyarakat masih belum mau divaksin, tidak mau melaksanakan testing kontak erat, tidak mau memakai masker, dan sebagainya," sambung dia.

Selanjutnya, Hadi berharap para siswa mengembangkan diri, berjuang dan tak ciut nyali dalam menghadapi berbagai tantangan. "Soliditas TNI-Polri sebagai pilar persatuan dan kesatuan bangsa harus dipupuk dan dipelihara sedini mungkin," ujarnya.

(aud/hri)