BPJS Kesehatan Dorong Penelitian Pengembangan JKN-KIS Bareng Unesa

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 10:33 WIB
BPJS Kesehatan resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya.
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

BPJS Kesehatan resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya. Kerja sama ini tertuang melalui penandatanganan nota kesepahaman tentang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam lingkup penyelenggaraan program jaminan kesehatan nasional pada Rabu (27/10).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti berharap melalui kerja sama ini pihak universitas dapat mengedukasi para civitas akademika dan mendorong untuk mengembangkan sebuah penelitian demi menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS.

"Dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS, peran mahasiswa dan akademisi sangat dibutuhkan untuk membantu pembangunan kesehatan nasional. Kami sadar bahwa penyelenggaraan program JKN-KIS terus mengalami perkembangan dan membutuhkan dukungan karya ilmiah untuk pengembangan jaminan kesehatan, khususnya Program JKN-KIS. Oleh karenanya, mahasiswa dan akademisi di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat ikut serta membantu berkontribusi dalam pengembangan Program JKN-KIS melalui penelitian yang dilakukan," kata Ghufron dalam keterangan tertulis, Kamis (28/10/2021).

Ghufron menyebutkan pihaknya telah memberikan wadah bagi mahasiswa dan akademisi yang ingin melakukan penelitian dalam pengembangan Program JKN-KIS melalui Jurnal JKN. Menurutnya, Jurnal JKN bisa menjadi wadah ilmu pengetahuan dan informasi yang telah teruji dan bisa dijadikan referensi yang kredibel bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian untuk mengembangkan Program JKN-KIS ke depan.

"Di era revolusi industri 4.0 basisnya adalah big data. Dengan big data ini kawan-kawan akademisi di UNESA bisa nantinya menganalisis potensi-potensi pengembangan. Ini dihimpun BPJS Kesehatan dari rata-rata transaksi data harian yang mencapai 800 ribu kali. Kami berharap kerja sama ini bisa menjadi mendorong lembaga pendidikan lainnya untuk bisa memberikan kontribusi terhadap pengembangan jaminan kesehatan melalui kerja sama yang dibangun dengan BPJS Kesehatan," tambahnya.

Selain kerja sama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam lingkup penyelenggaraan program jaminan kesehatan nasional, Ghufron mengungkap ruang lingkup kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Universitas Negeri Surabaya ini juga mencakup perluasan kepesertaan Program JKN-KIS. Serta upaya menunjang pelaksanaan tugas kedua pihak sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing yang berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya, Nurhasan mengatakan kerja sama ini nantinya akan diarahkan sesuai dengan tujuan pengembangan perguruan tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini harus bisa bekerja sama dan berkolaborasi dengan industri dan lembaga lain.

"Tentu saja ini agar dapat memberi peluang pada mahasiswa untuk belajar di luar kampus dengan mengusung kampus merdeka. Selain itu agar melalui kerja sama ini bisa muncul talenta-talenta baru, agar mahasiswa yang sejumlah 32 ribu ini bisa menempuh pendidikannya dengan rasa aman karena kesehatannya terjamin," pungkas pria yang akrab dipanggil Cak Hasan ini.

(fhs/ega)