Round-Up

Saran Mencuat Agar Kasus Kapolres Nunukan-Bawahan Didamaikan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 21:32 WIB
Video pendek polisi diduga pukul anak buah beredar di medsos. Diduga peristiwa tersebut terjadi di Nunukan, Kaltara. (Screenshot video viral)
Video pendek polisi diduga pukul anak buah beredar di medsos. Diduga peristiwa tersebut terjadi di Nunukan, Kaltara. (Screenshot video viral)
Jakarta -

AKBP SA dicopot dari jabatan Kapolres Nunukan buntut dari kasus penganiayaan yang dia lakukan kepada anak buahnya, Brigadir SL. Seusai pencopotan jabatan tersebut, kini muncul saran agar AKBP SA dan Brigadir SL berdamai.

Saran agar AKBP SA dan Brigadir SL berdamai disampaikan Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid. Selain sebagai pimpinan MPR, Jazilul tercatat sebagai anggota Komisi III DPR RI.

"Memberikan 'pukulan' dapat dibenarkan sepanjang untuk pendisiplinan dan mendidik, bukan penganiayaan," kata Jazilul Fawaid kepada detikcom, Selasa (26/10/201).

Namun proses etik terhadap AKBP SA harus terus berlanjut. Kepastian pengusutan terhadap setiap kasus dugaan pelanggaran anggota Polri ini diperlukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Hemat kami, lebih baik saling memaafkan. Meskipun proses kode etik mesti dijalankan agar menjadi pelajaran bersama," sebut Jazilul.

Anggota Komisi III DPR lainnya, Arteria Dahlan, menyerahkan sepenuhnya ke internal kepolisian terkait pengusutan kasus pemukulan yang dilakukan AKBP SA. Polri diyakini dapat menyelesaikan persoalan ini dengan bijaksana.

"Baik Kapolres maupun bawahan itu satu keluarga, yang sudah ada mekanisme dan aturan mainnya secara internal. Saya yakin Polri dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan arif dan bijaksana. Tidak perlu pula kita buat polemik dan gaduh di ruang publik," ucap Arteria.

AKBP SA juga sudah memberikan pengakuan atas aksi pemukulan Brigadir SL. Yang bersangkutan mengaku khilaf, sehingga memukul bawahannya itu.

Baca di halaman berikutnya.



Simak Video "Korban Pemukulan Kapolres Nunukan Minta Maaf Sudah Viralkan Video"
[Gambas:Video 20detik]