Hasto PDIP: Ada yang Ingin Membelah Partai, Tak Sabar Capres-Cawapres!

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 17:54 WIB
Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto (Foto: dok. PDIP)
Jakarta -

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyebut ada kelompok yang berusaha memanfaatkan isu terkait pemilu, terutama menyangkut calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres), untuk mengganggu tatanan internal partai. Menurut Hasto, kelompok tersebut tidak memiliki etika dan ingin melangkahi kewenangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Lalu, sepertinya ada yang ingin membelah partai, tidak sabar berkaitan dengan capres-cawapres," kata Hasto saat membuka acara pelatihan kebencanaan dengan tema 'La Nina, Fenomena, dan Dampaknya' secara virtual, Rabu (27/10/2021).

Hasto lantas mengatakan aneh jika ada pihak yang mengangkat isu capres-cawapres. Sebab, menurutnya, tahapan pemilu saja belum diselesaikan oleh KPU.

"Dalam capres-cawapres sepertinya, kan, seperti itu. Wasitnya saja, KPU, belum menyusun tahapan pemilu, eh, sudah ada yang mendorong dimasukkan ke gawang," kata Hasto.

Hasto mengatakan PDIP tidak ingin ada pihak-pihak yang terburu-buru untuk urusan pemimpin. Hasto menyebut masih ada hal lain yang perlu dibahas, terutama terkait kebencanaan, dibandingkan isu capres-cawapres.

"Padahal banyak sekali yang bisa kita bahas daripada sekadar soal pilpres. Seperti persoalan bagaimana rakyat Indonesia menghadapi kemungkinan terjadinya bencana akibat banjir, tanah longsor yang sering terjadi," kata Hasto.

"Kita, kata Bu Mega, tak pernah belajar dari persoalan-persoalan bencana yang terjadi sebelumnya. Kalau terjadi bencana, baru semua heboh menganalisis bahwa ini akibat proses penggundulan hutan. Tetapi habis bencana selesai, dilupakan," katanya.

Selain itu, Hasto mengamati adanya upaya mengangkat isu kampanye negatif, bahkan fitnah terhadap PDIP.

"Ada berbagai bentuk untuk men-downgrade hanya karena elektoral PDI Perjuangan setiap survei itu selalu tertinggi. Padahal itu kan adalah hasil, melalui sesuatu kerja organisasi, termasuk melalui kerja Baguna," kata Hasto

Hasto menyebut pihak-pihak yang dimaksud itu juga menyerang kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam mengatasi isu pandemi COVID-19. Bahkan, menurut Hasto, Megawati juga diserang melalui isu Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Hasto mengatakan sempat memberi respons untuk mengklarifikasi. Baginya, hal seperti ini hanya membuang-buang energi anak bangsa.

"Padahal seharusnya kita berlomba untuk menghasilkan prestasi bagi atlet-atlet kita di PON Papua. Mereka berlomba kejar prestasi, ada wasit, ada taat pada aturan main," jelas Hasto.

Simak video 'Hasto 3 Kali Sindir SBY, PD Singgung Data Kemiskinan-Pengangguran':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)