Kapolres Nunukan Ngaku Khilaf Pukul Anggota Gegara Zoom Eror

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 16:45 WIB
Nunukan -

AKBP SA, Kapolres Nunukan, memukul anggotanya, Brigadir SL karena tak siaga saat terjadi permasalahan Zoom Meeting. AKBP SA mengaku khilaf dan terpancing emosi sehingga memukul Brigadir SL.

"Karena emosi. Karena khilaf. Saya ketemu, saya tanya dia khilaf dan jengkel. Jengkel jadi khilaf," ujar Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmad saat dimintai konfirmasi, Rabu (27/10/2021).

Budi menyatakan aksi AKBP SA tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap Brigadir SL. Tujuannya, agar Brigadir SL menjadi lebih disiplin dalam menjalankan tugas.

"Kapolres pun ya karena kekhilafan atau itu bentuk kepedulian juga kepada anggota yang malas supaya dia lebih disiplin melaksanakan tugas," terang Budi

Namun Budi mengatakan AKBP SA tidak menjalankan mekanisme yang seharusnya dilaksanakan oleh seorang Kapolres. "Itu dia mekanisme itu tidak dilakukan karena emosi. Kan ada mekanismenya, Kapolres adalah ankum penuh, dia bisa memberikan teguran lisan tertulis, tindakan fisik push up, bahkan bisa sampai pemecatan," ujar Budi.

AKBP SA Dinonaktifkan

Seperti diketahui, AKBP SA sudah dinonaktifkan terlebih dahulu dari jabatannya. Perintah nonaktif itu tertuang dalam Sprin bernomor 952/X/KEP./2021.

"Kapolres Nunukan sementara dinonaktifkan dahulu sesuai Surat Perintah Kapolda Kaltara nomor sprin 952/X/KEP/2021," kata Budi.

Sprin itu diteken oleh Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono. Sprin tersebut diterbitkan kemarin.

Budi mengatakan posisi Kapolres Nunukan yang kosong bakal diisi oleh AKBP Ricky Hadiyanto berdasarkan Sprin bernomor Sprin/953/X/KEP./2021. AKBP Ricky Hadiyanto, yang akan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Nunukan, juga menjabat Kasubbidpaminal Bidpropam Polda Kaltara.

"Dan digantikan AKBP Ricky Hadiyanto," terangnya.

Selengkapnya di halaman berikutnya.