Suara Mahasiswa

Tagih Respons Jokowi, BEM SI Bakal Lancarkan Gerilya Medsos

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 15:35 WIB
KSP Moeldoko menemui massa aksi dari BEM SI di sekitar Patung Kuda, Jakarta, Kamis (21/10/2021)
KSP Moeldoko menemui massa aksi dari BEM SI di sekitar Patung Kuda, 21 September lalu. (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Pekan lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berdemonstrasi dan disambut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Ternyata respons balasan dari Presiden Jokowi atas tuntutan BEM SI yang dititipkan ke Moeldoko tak kunjung muncul. BEM SI menagih respons Jokowi.

"Ini sudah melebihi 3x24 jam dari kajian kami diterima setelah aksi kemarin. Kami masih menunggu untuk diberi kejelasan dan pernyataan resmi dari Pak Presiden," kata Koordinator Media BEM SI pimpinan Nofrian Fadil Akbar, yakni Muhammad Rais, kepada detikcom, Rabu (27/10/2021).

Sebagaimana diketahui, BEM SI menggelar demonstrasi pada Kamis (21/10). Moeldoko menyambut mereka di kawasan bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Saat itu, mereka menitipkan pesan tuntutan BEM SI supaya disampaikan Moeldoko kepada Jokowi. Namun momen unjuk rasa itu sudah berlalu lebih dari tiga hari. Tenggat sudah habis.

"Maka dari itu, besok dengan momentum Sumpah Pemuda juga, kami akan melangsungkan aksi media gerilya udara menuntut adanya respons cepat," kata Muhammad Rais.

Aksi gerilya media yang dia maksud adalah meramaikan media sosial dengan tagar dan konten-konten tuntutan BEM SI. Aksi gerilya via medsos bisa pula berlanjut.

"Jika memang belum direspons juga, kami akan langsung berkonsolidasi untuk sikap selanjutnya dan eskalasi gerakan berikutnya," ujar Rais.

Ada 12 tuntutan yang dititipkan BEM SI kepada Moeldoko untuk Jokowi pada 21 September kala itu. Berikut adalah selusin tuntutan BEM SI:

Simak video 'Moeldoko Temui Massa BEM SI: Saya Beri Kesempatan Diskusi di Kantor KSP':

[Gambas:Video 20detik]