2 Pekan Berlalu, Semburan Api di Sumur Minyak Ilegal Sumsel Belum Padam

M Syahbana - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 14:58 WIB
Tiga lubang sumur minyak ilegal di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, meledak hebat beberapa waktu lalu. Begini kronologisnya, sehingga Nur Efendi (46), sopir exavator (operator alat berat) yang berada di lokasi kejadian, ditetapkan sebagai tersangka.
Ledakan sumur minyak ilegal di Sumsel. (Foto: Dok. Polres Muba)
Palembang -

Semburan api masih keluar dari sumur minyak ilegal di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Api masih keluar dari salah satu sumur minyak ilegal.

Sumur minyak ilegal itu berada di Desa Keban 1, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel. Api telah menyembur dari sumur minyak ilegal sejak Senin (11/10/2021).

"Iya benar hingga hari ini 1 dari 3 sumur yang meledak kemarin masih ada semburan api dari dalam galian, belum juga padam," ucap Pj Kades Keban 1, Alen, kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

Kapolda Sumsel, Irjen Toni Harmanto, mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian terkait. Dia berharap Kementerian turun tangan melakukan pemadaman.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Kementerian meminta segera bisa dipadamkan," kata Irjen Toni.

Irjen Toni menyebut pihaknya menunggu regulasi terkait pengelolaan sumur minyak tersebut. Dia mengatakan penegakan hukum merupakan langkah terakhir.

"Karena masalah penegakan hukum merupakan langkah terakhir. Karena ada regulasi yang dapat meminimalisir kegiatan ilegal drilling ini," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menetapkan seorang sopir alat berat, Nur Efendi (46), sebagai tersangka. Kejadian itu bermula saat ada api dari semburan gas salah satu galian. Nur diduga mencoba menutup galian itu dengan alat berat yang dia kemudikan.

"Iya seorang operator alat berat kita tangkap dan saat ini sudah ditetapkan jadi tersangka," kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Peluppesy saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (15/10).

(haf/haf)