Pimpinan DPR Dukung Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal-Tahun Baru

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 11:50 WIB
Jakarta -

Pemerintah menghapus cuti bersama Natal dan tahun baru guna mencegah gelombang ketiga Corona. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendukung kebijakan itu.

"Tentunya kita belajar dari pengalaman lalu-lalu bahwa setiap libur yang berkepanjangan itu akan terjadi lonjakan COVID-19, pada saat ini COVID memang landai tapi ancaman gelombang ketiga itu sangat menghantui atau kemungkinan ada di Indonesia," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2021).

"Oleh karena itu, kami mendukung langkah yang dilakukan oleh pemerintah, tentunya langkah diambil untuk melindungi rakyat Indonesia," lanjutnya.

Dasco mengatakan, untuk memaksimalkan kebijakan penghapusan cuti bersama Natal dan tahun baru, pemerintah perlu menyiapkan perangkat yang ada, sehingga sosialisasi dapat dilakukan secara masif. Selain itu, dia mengimbau masyarakat mematuhi kebijakan yang ada demi membantu pencegahan gelombang ketiga COVID-19.

"Kami meminta juga untuk mendukung dari SKB tersebut pemerintah menyiapkan perangkat yang ada sehingga sosialisasi di lapangan itu siap. Tentunya kita berharap dengan adanya aturan ini dapat mencegah gelombang ketiga di mana kejadian lalu tidak kita kehendaki, seperti rumah sakit penuh, kurangnya oksigen itu tidak terjadi di Indonesia, kami imbau kepada masyarakat luas untuk tetap ketat melaksanakan prokes, pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan," ujarnya.

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Nataru

Pemerintah sudah membuat langkah antisipatif kenaikan angka COVID-19 di akhir tahun. Salah satunya menggeser cuti bersama 24 Desember. Keputusan itu sudah diumumkan sejak Juni 2021 yang tertuang dalam SKB Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, serta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Hari libur Nasional dan Cuti Bersama 2021.

Langkah lainnya, larangan ASN mengambil cuti memanfaatkan momen libur nasional. Kebijakan itu berdasarkan Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian ke Luar Daerah dan/atau Cuti bagi ASN Selama Hari Libur Nasional Tahun.

Pemerintah juga sudah menggelar rakor terkait persiapan angkutan Natal 2021 dan tahun baru 2022. Rakor virtual itu digelar Selasa (26/10) kemarin bersama Menhub Budi Karya Sumadi, perwakilan Dirlantas seluruh Indonesia, Dishub seluruh Indonesia, hingga Satgas COVID-19.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan perlu sosialisasi masif ke masyarakat untuk tidak melakukan mobilitas di libur akhir tahun.

"Saya mohon nanti ada kampanye besar-besaran untuk mengimbau masyarakat agar tidak berpergian. Tidak pulang kampung, atau berpergian atas tujuan-tujuan yang tidak primer," tuturnya.

Muhadjir menyebut, jika ada warga terpaksa bepergian di hari libur tersebut, perlu pemeriksaan syarat perjalanan yang lebih ketat.

"Sehingga nanti kita harapkan jumlah mereka yang akan melakukan perjalanan bisa dibatasi dan juga dikendalikan. Terutama di dalam pengawasan menghindari kemungkinan terjadinya gejala ikutan, yaitu mereka pulang-pergi membawa oleh-oleh COVID-19," terangnya.

(eva/gbr)