Kompolnas Heran Brigadir SL Sebar CCTV Dianiaya Kapolres Nunukan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 08:25 WIB
Poengky Indarti
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti (Ari Saputra/detikcom)
Nunukan -

Brigadir SL meminta maaf karena telah menyebarkan video CCTV dirinya tengah dianiaya oleh Kapolres Nunukan AKBP SA. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mempertanyakan sikap Brigadir SL yang menyebarkan video tersebut hingga viral.

"Ini kelakuannya kok seperti tidak ada hukum di dalam institusi. Main viralkan CCTV," ujar Komisioner Kompolnas Poengky Indarti kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Poengky mengatakan seharusnya sebagai anggota, Brigadir SL tunduk pada aturan dan proses hukum yang berlaku di internal. Jika ada masalah, Brigadir SL diminta melapor ke atasannya.

"Lapor Kapolda, lapor Bid Propam, bahkan bisa lapor Kompolnas selaku pengawas fungsional Polri. Anggota perlu diarahkan jika ada masalah mengadunya ke mana," tutur Poengky.

Selain Kapolres Nunukan, Brigadir SL perlu dijatuhi hukuman karena perbuatannya menyebarkan video kekerasan. "Anggota juga perlu diperiksa, ditegur, dan diberi sanksi," lanjut Poengky.

Kompolnas Sayangkan Kapolres Nunukan Pukul Anggota

Terkait aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kapolres Nunukan, Poengky amat sangat menyayangkan. Jika anggota bersalah, terang Poengky, masih ada cara lain yang lebih humanis untuk menegur dan menghukum.

"Penggunaan kekerasan seharusnya tidak dipertontonkan oleh pimpinan kepada anggota. Tindakan menendang dan memukul tersebut menunjukkan masih adanya praktek militeristik warisan Orde Baru yang tidak layak diterapkan di Kepolisian pascareformasi," kata Poengky.

Ia turut memuji Propam Polda Kalimantan Utara (Kaltara) yang sigap menangani kasus ini.

Simak video 'Korban Pemukulan Kapolres Nunukan Minta Maaf Sudah Viralkan Video':

[Gambas:Video 20detik]



Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya