Ini Cara Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana Saring 30 Daerah Terbaik

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 19:56 WIB
Petugas medis jemput bola bersiap melakukan tes usap PCR bagi warga yang tidak bisa keluar rumah di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat (21/5/2021). Kawasan zona merah tersebut memberlakukan mikro lockdown serta tes usap PCR secara massal setelah sebanyak 51 orang warga positif COVID-19 berasal dari klaster halal bihalal di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/pras.
Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA
Jakarta -

Tim Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana bekerja keras untuk menentukan 30 dari 60 provinsi dan kabupaten/kota yang lolos dari tahapan seleksi self assessment. Tim juri menilai secara cermat dengan mengedepankan prinsip adil dan transparan untuk memilih 30 daerah terbaik.

Tim Juri menyatakan daerah-daerah sangat bersemangat dalam mengisi formulir self-assessment. Terbukti dari banyaknya data-data yang terlampir mengenai penanganan bencana non-alam (COVID-19) di daerah dan bahkan ada yang hingga melampirkan ribuan lembar data lampiran inisiatif inovasi.

"Daerah yang dinilai dalam tahapan ini cukup banyak. Panelis penilai bekerja keras untuk menyelesaikan tugasnya untuk menilai dengan adil dan transparan," ujar Ketua Dewan Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana, Dr. Wahyu Tri Setyobudi dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10/2021).

Sementara itu, Ketua Panitia Anugerah Tangguh Adhiwirasana I Nyoman Gde Agus Asrama menyatakan Anugerah Tangguh Adhiwirasana menjadi ajang bagi daerah, untuk menunjukkan keseriusan dalam penanaganan pandemi COVID-19.

"Kita sudah dekat dengan hasil penjurian pada tahap ini, tentu kita perlu apresiasi daerah yang telah mengisi formulir self assessment beserta data pendukungnya. Feedback tersebut juga merupakan bentuk keseriusan mereka dalam menangani pandemi COVID-19 di daerahnya masing-masing. Apresiasi yang tinggi juga patut kita berikan kepada seluruh pihak yang sudah bekerja keras dan berkolaborasi dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia," tutur Agus Asrama.

Adapun tiga poin penilaian yang dinilai dalam tahapan penjurian ini adalah inisiatif inovasi dalam penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial. 30 besar Daerah yang lolos ke tahap berikutnya akan masuk pada tahap penjurian sesi wawancara.

(ega/ega)