Wamenkes Wanti-wanti Mulai Ada Kenaikan Corona, Ingatkan Warga Tak Euforia

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 15:28 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono memimpin rapat koordinasi pimpinan di Kemenkes RI.
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. (Foto: Sehat Negeriku)
Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengingatkan warga untuk tak euforia di tengah penurunan kasus Corona. Dia mengingatkan ada beberapa tempat yang mulai terindikasi mengalami kenaikan kasus COVID.

"Walaupun sekarang sudah mulai turun kasusnya, diingatkan masyarakat untuk tidak euforia, karena di beberapa tempat sudah kami identifikasi kasusnya sudah mulai meningkat dibandingkan tempat lain," ujar Dante di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (26/10/2021).

Dante menuturkan datangnya gelombang ketiga kasus Corona tergantung masyarakat. Dia mengatakan protokol kesehatan wajib dijaga dengan baik.

"Karena angka penurunan ada dari orang ke orang," katanya.

Dante lalu menyinggung soal varian COVID yang kini berkembang di negara Inggris. Dia menuturkan Kemenkes melakukan identifikasi varian tersebut serta membatasi mobilitas masyarakat.

"Saat ini ada varian Delta dan Delta Plus yang sudah berkembang di Inggris yang menyebabkan peningkatan gelombang baru. Ini juga kita coba identifikasi sehingga tidak menyebabkan kenaikan gelombang. Caranya adalah dengan melakukan mobilitas masyarakat yang dibatasi," kata Dante.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kepala daerah mengatur libur Natal dan tahun baru 2022 yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Jokowi berkaca pada pengalaman sebelumnya saat libur Natal dan tahun baru yang menyebabkan peningkatan penyebaran COVID-19.

"Saya minta betul-betul agar dikelola, diatur, sehingga Natal dan tahun baru ini berjalan dengan tidak ada kerumunan," ujar Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah pada Senin, 25 Oktober 2021, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10).

Berdasarkan hasil survei, ada 19,9 juta orang yang berniat mudik pada momen libur tersebut. Jokowi mengatakan jumlah yang tidak sedikit tersebut harus diantisipasi oleh semua daerah.

"Inilah yang harus kita antisipasi, semua provinsi, semua kabupaten dan kota harus mengingatkan warganya agar Natal dan tahun baru ini lebih baik tidak bepergian ke mana-mana," jelas Jokowi.

Simak video 'Luhut Waspadai Gelombang 3 Covid, Epidemiolog Beri Saran Pencegahan':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idn)