Situs BSSN Diretas, Legislator: Hacker Jadikan Web go.id Ajang Latihan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 14:52 WIB
farhan  anggota dpr ro 2019 2024.
Muhammad Farhan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menganggap peretasan situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai ancaman serius. Menurut Farhan, para hacker sering menjadikan situs berdomain go.id sebagai sarana latihan, bahkan ajang pertarungan.

"Saya melihat ini sudah menjadi ancaman yang sangat serius, walaupun peretasan ini tidak menimbulkan gangguan pada pelayanan publik, karena mitigasi yang dilakukan BSSN berhasil mengamankan data-data yang menyangkut layanan publik di sub-web pusmanas.bssn.go.id," kata Farhan kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Farhan menegaskan peningkatan kewaspadaan terhadap keamanan situs berdomain go.id harus dilakukan. Menurutnya, menjadikan situs berdomain go.id sebagai sarana latihan dan pertarungan sudah menjadi pola perilaku para hacker.

"Namun, bagaimanapun juga, perlu peningkatan kewaspadaan atas semua web go.id, karena kita harus mengerti pola perilaku para hackers yang sering menjadikan situs go.id sebagai ajang 'latihan' atau bahkan 'pertarungan' kemampuan melakukan peretasan," terang Farhan.

"Jadi kita harus memperkuat BSSN secara khusus untuk dua kepentingan, menjaga keamanan layanan publik lewat sistem elektronik, menjaga rasa aman publik atas data-data sensitif milik publik atau yang menyangkut kepentingan publik di dunia digital atau di cyber universe," imbuhnya.

Farhan sendiri khawatir akan ketahanan BSSN ke depannya. Sebab, anggaran BSSN untuk 2022 hanya separuh dari tahun ini, yakni sebesar Rp 554 miliar.

"Saya secara khusus memberikan apresiasi kepada BSSN yang sudah sigap memitigasi kejadian ini, walaupun pada saat bersamaan khawatir akan ketahanan BSSN yang pada tahun 2022 harus bekerja extra keras dengan anggaran hanya 50% dari anggaran tahun sebelumnya," papar anggota Komisi I DPR itu.

"Maka perlu ada upaya bersama dengan integrasi keamanan siber yang berorientasi pada pencegahan pelanggaran kedaulatan digital nasional," pungkasnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga 'Saat Instagram Pemkot Solo Diretas, Unggah Meme hingga Iklan':

[Gambas:Video 20detik]