Mobil Rachel Vennya Pelat RFS Distiker Hitam Full Body, Bagaimana Aturannya?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 14:13 WIB
Jakarta -

Kasus pelat B-139-RFS mobil Alphard milik Rachel Vennya semakin lebar. Kini, diketahui bahwa mobil Alphard itu berwarna putih tetapi distiker doff menjadi hitam. Bagaimana aturan terkait beda warna bodi mobil ini?

Dalam aturan PP No 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan, memasang stiker full pada mobil bukan termasuk perubahan spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut kendaraan bermotor. Hal ini tertuang dalam Pasal 1 ayat 12:

12. Modifikasi Kendaraan Bermotor adalah perubahan terhadap spesifikasi teknis dimensi, mesin, dan/atau kemampuan daya angkut Kendaraan Bermotor

Namun, jika stiker ini mengubah warna cat dasar sehingga berbeda dengan yang tertera di STNK, ini termasuk pelanggaran hukum. Mobil yang diganti warna harus didaftarkan lagi agar data di STNK disesuaikan.

Sebagaimana diketahui, aturan warna kendaraan bermotor harus sesuai dengan apa yang tertulis dalam STNK. Hal ini diatur dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Barang siapa yang tidak memenuhi ketentuan ini, sama dengan tidak melengkapi STNK dan bisa terancam pidana penjara dua bulan. Begitu bunyi aturannya:

Pasal 288
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Prosesnya ternyata tidak terlalu sulit. Setelah surat-surat berikut STNK masuk proses administrasi, pemilik kendaraan akan dikenai biaya perubahan STNK. Biayanya tidak terlalu mahal, bahkan relatif terjangkau.

Berdasarkan pemberitaan detikcom, Manager Kupu-kupu Malam, Kunto Wibisono, yang sudah sering memodifikasi kendaraan, menjelaskan, untuk sekali perubahan warna, pemilik mobil dikenai biaya Rp 1 juta (untuk daerah Yogyakarta), sementara perpanjang STNK berikut ganti warna dikenai Rp 700 ribu.

"Memang pengalaman saya kalau cuma ganti STNK karena warna baru bisa Rp 1 juta. Makanya saya suka sekalian, maksudnya tunggu perpanjang STNK. Agak murah," ujar Kunto.

Selanjutnya agar bisa mendapatkan penggantian warna di STNK mobil, pemilik mobil diharuskan membawa SIUP, NPWP, dan surat izin gangguan (HO) dari bengkel tempat mengubah warna cat mobil.

"Caranya, bawa surat keterangan ganti warna dari bengkel. Harus dilampiri SIUP dan NPWP sama surat izin gangguan dari bengkel. Jangan lupa bawa STNK asli ke Samsat," kata Kunto.

Sementara itu, Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono pernah menuturkan kepolisian pastinya akan menindak pemilik kendaraan yang warna mobilnya tidak sesuai dengan di STNK.

"Kalau tidak mengenal aturan ya kita tindak," katanya.