KY Jamin Bisa Lahirkan Hakim Agung Reformis
Rabu, 19 Apr 2006 17:17 WIB
Jakarta - Seleksi pendaftaran hakim agung telah dibuka Komisi Yudisial (KY) sejak 18 April hingga 8 Mei mendatang. Diharapkan dari proses seleksi yang pertama kali dilakukan KY akan melahirkan hakim agung yang reformis."Insya Allah kita jamin, yang utama agar lahir hakim agung yang pro-reformasi peradilan," kata Ketua Tim Seleksi Hakim Agung, Mustafa Abdullah, di kantor Komisi Yudisial, Jl Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2006).Menurutnya, hakim-hakim agung pilihan KY yang akan dikirim ke DPR, nanti harus memenuhi syarat berintegritas, berintelektualitas, berkarakter dan memiliki leadership. "Dalam proses seleksi kita akan singkirkan soal like and dislike. Bahkan, kami sudah berkomitmen jika ada kaitan keluarga, penyeleksi harus mengundurkan diri," ujarnya.Mustafa mengungkapkan, dalam proses seleksi ini KY akan mengikuti pola investigasi dengan melihat rekam jejak atau track record calon. "Anggota KY akan datang ke rumah calon mewawancarai keluarga, kerabat dan teman," ungkapnya.Mustafa menjamin, bila KY akan bebas dari intervensi dalam pelaksanaan seleksi ini. Sebab menurutnya, seleksi hakim agung dilakukan untuk memperbaiki kondisi peradilan di republik ini."Kita tidak terima titipan, no way. Saya harapkan DPR juga nanti demikian," tandasnya.Lebih jauh Mustafa menjelaskan, nantinya nama-nama calon hakim agung yang lolos seleksi administrasi akan diumumkan kepada masyarakat guna dimintai pendapatnya. "Karena harapan kita untuk mendapatkan hakim agung yang reformis," tuturnya.Semantara hingga hari kedua pembukaan seleksi ini, berdasarkan informasi yang diterima, belum ada satu pun calon hakim agung yang mendaftarkan diri. Rencananya, pekan depan tim seleksi akan bertemu dengan Ketua MA Bagir Manan untuk membicarakan hal-hal tentang seleksi ini.
(zal/)











































