Round-Up

Terbongkar Surat Vaksin Palsu Terhubung ke PeduliLindungi di Makassar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 23:03 WIB
Makassar -

Kasus pemalsuan surat vaksin COVID-19 kembali diungkap polisi. Kali ini, pemalsuan surat vaksin tersebut tergolong serius.

Sebab, surat vaksin yang dipalsukan terhubung dengan aplikasi PeduliLindungi. Ada seratus lebih surat vaksinasi palsu yang telah dibuat.

Seorang tenaga kesehatan (nakes) yang pernah bekerja di Puskesmas Paccerekkang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi. Wanita berinisial FT itu telah membuat 179 lembar surat vaksinasi palsu.

Rekannya yang berinisial WD juga ditangkap lantaran terlibat pemalsuan surat vaksinasi tersebut.

"Kami sudah mengamankan pelakunya dua orang atas nama FT kemudian satu WD," ucap Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar AKP Jufri Natsir saat jumpa pers, Senin (25/10/2021).

Targetkan Warga Tak Mau Divaksinasi

Jufri mengatakan, FT adalah orang yang membantu mencari warga yang hendak melakukan perjalanan jauh namun enggan divaksinasi. FT menawarkan kepada warga surat vaksin tanpa harus divaksinasi.

"WD di rumahnya dengan komputernya membuat surat vaksin yang seolah-olah yang menggunakan surat vaksin itu sudah divaksin," ungkap Jufri.

Sekitar 2 Bulan Bikin 179 Surat Vaksin Palsu

Menurut Jufri, FT dan WD sudah melakukan aksinya sejak Juli 2021 hingga 17 September lalu. Keduanya memproduksi 179 surat vaksin palsu.

"Masyarakat yang sempat menggunakan surat vaksin palsu yaitu sebanyak 179 orang dengan biaya per satu surat vaksin Rp 50 ribu. Kami menyita Rp 9 juta hasil penjualannya itu dari tersangka," beber Jufri.

Baca berita selengkapnya di halaman selanjutnya.