Kemenhub Sayangkan Tabrakan LRT di Cibubur, Imbau INKA Lebih Hati-hati

Matius Alfons - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 21:27 WIB
Kecelakaan terjadi saat rangkaian light rail transit (LRT) diujicobakan pada hari ini. Insiden itu terjadi di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim).
LRT Tabrakan di Cibubur (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Light rail transit (LRT) mengalami insiden bertabrakan di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyayangkan insiden tersebut.

"Kami menyayangkan terjadinya insiden ini di tengah pelaksanaan uji coba dinamis yang bertujuan untuk menjamin keselamatan LRT," ucap Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri, dalam keterangannya, Senin (25/10/2021).

Insiden ini terjadi ketika proses pengujian sarana internal oleh PT INKA di antara petak Stasiun Harjamukti dan Stasiun Ciracas, pada pukul 13.00 WIB. Zulfikri menyayangkan insiden ini lantaran proses uji coba seharusnya bisa dilakukan lebih hati-hati.

"Sudah seharusnya proses ini dilakukan dengan cermat dan penuh kehati-hatian," ucapnya.

Zulfikri pun mengatakan pihaknya turut prihatin atas salah satu korban, yakni masinis LRT tersebut, yang mengalami luka-luka. Dia memastikan tidak ada korban jiwa lain akibat insiden tabrakan LRT itu.

"Kami juga turut prihatin atas satu korban luka dalam insiden ini, yaitu masinis, yang saat ini sudah dirawat di rumah sakit. Kami mendoakan korban dapat segera pulih. Kami pastikan dalam insiden ini tidak ada korban jiwa," tutur Zulfikri.

Lebih lanjut, Zulfikri juga meminta agar proses investigasi dan evaluasi atas insiden ini dapat segera dilaksanakan dengan baik. Hal ini mengingat aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam bertransportasi.

Kemudian terkait kondisi jalur LRT, kata dia, masih dilakukan investigasi. Dia menyebut terlihat ada dampak minor pada beberapa third rail pada jalur tersebut. Sedangkan untuk struktur tidak ada kerusakan.

"Kami imbau PT INKA agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan uji coba, dan selalu mengutamakan faktor keselamatan," ujar Zulfikri.

(maa/mae)