Anies Jenguk Korban Kecelakaan Maut TransJakarta di RS

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 21:20 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan memenuhi panggilan KPK sebagai saksi di kasus dugaan pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur. Anies sempat mengacungkan jempol sebelum diperiksa sebagai saksi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk korban tabrakan maut dua bus TransJakarta. Para korban dirawat di RS Budhi Asih, Jakarta Timur.

"Jadi saya tadi baru saja, saya menjenguk para penumpang bus TransJakarta yang mengalami kecelakaan lalu lintas tadi pagi dan saya ingin memastikan pada semua bahwa mereka supaya tenang, seluruh biaya untuk perawatan, sampai pulih nanti akan diselesaikan oleh TransJakarta," kata Anies kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Anies bercerita, dia sempat berbincang dengan sejumlah pasien, salah satu yang menjadi korban adalah pria berusia 81 tahun. Tak hanya itu, ada pula korban harus menjalani operasi esok hari. Anies pun memastikan para korban akan mendapat perawatan secara menyeluruh.

"Ada beberapa yang memang perlu penanganan cepat ada yang harus dioperasi besok pagi, tapi secara umum kita percayakan kepada tim medis untuk melakukan yang harus dikerjakan, bagi keluarga jangan khawatir soal pembiayaan," jelasnya.

Anies juga menginstruksikan agar PT TransJakarta melakukan evaluasi serta kajian secara mendalam terhadap laka maut ini. Untuk itu, dia juga meminta para korban berfokus pada pemulihan diri.

"Bahkan, bila mereka memiliki pendapatan harian yang terganggu, nanti akan diberikan penggantinya oleh TJ dan kita juga akan melakukan review apa yang sesungguhnya tadi terjadi supaya bisa memastikan peristiwa seperti tadi tidak terulang lagi," sambungnya.

Eks Mendikbud itu mengatakan saat ini polisi masih menginvestigasi penyebab terjadinya laka maut. Terkait komunikasi terhadap keluarga korban meninggal, Anies menuturkan akan disampaikan oleh pihak Trans Jakarta.

"Karena ini kan bukan peristiwa yang sering terjadi, artinya secara umum SOP-nya, biar dicek ada apa yang sesungguhnya terjadi itu yang dikoreksi," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Tabrakan maut dua bus TransJakarta terjadi di MT Haryono, Jakarta Timur, pagi tadi. Dua orang tewas dan 37 lainnya luka-luka akibat kejadian itu.

Kecelakaan bus TransJakarta ini diduga disebabkan karena sopir mengantuk. Polisi juga turut menyelidiki kecelakaan maut yang melibatkan dua bus TransJakarta di daerah MT Haryono, Jakarta Timur.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan penyebab kecelakaan tersebut diduga karena sopir bus TransJakarta mengantuk. Sebab, sopir yang menabrak diketahui baru keluar bertugas pada pukul 03.00 WIB.

"Informasi dari saksi, karyawan itu baru keluar pool jam 3 dini hari kemungkinan mengantuk karena tidak ada rem sama sekali. Remnya langsung ', menabrak. Jadi nggak berhenti di halte," ujar Argo.

(taa/mae)